LSM Harimau Bentuk Dua Tim Koordinasi Dapur SPPG di OKU Timur, Soroti Ketidakhadiran Pengelola

Penulis: Ali Zebet SL
Editor: Redaksi
LSM Harimau Sumatera Selatan bersama LSM Harimau Kabupaten OKU Timur
LSM Harimau Sumatera Selatan bersama LSM Harimau Kabupaten OKU Timur

Filesatu. co. d, OKU TIMUR | LSM Harimau Sumatera Selatan bersama LSM Harimau Kabupaten OKU Timur membentuk dua tim khusus untuk melakukan koordinasi dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten OKU Timur.

Langkah ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial organisasi terhadap pelaksanaan program pemerintah, khususnya program Presiden Republik Indonesia dalam bidang pemenuhan gizi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Salah satu tim, yakni Tim 2 LSM Harimau, melakukan kunjungan ke dapur SPPG di wilayah Kecamatan Belitang III pada Sabtu (14/2/2026). Kunjungan tersebut bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus memperkenalkan lembaga kepada pihak pengelola dapur.

Namun, saat tiba di lokasi, Tim 2 tidak mendapati pimpinan maupun staf inti dapur berada di tempat. Berdasarkan keterangan salah seorang karyawan, Kepala Dapur beserta staf seperti ahli gizi, asisten lapangan, dan akuntan sedang tidak berada di lokasi meskipun masih dalam jam operasional.

Ketua LSM Harimau Sumatera Selatan, Ardea Bintoro, menyayangkan kondisi tersebut dan menilai perlu adanya peningkatan kedisiplinan dalam pelayanan.

“Kami datang untuk bersilaturahmi dan berkoordinasi secara baik-baik, namun sangat disayangkan pihak pengelola inti tidak berada di tempat saat jam kerja,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua LSM Harimau Kabupaten OKU Timur, Suratno, menegaskan bahwa keberadaan pengelola sangat penting demi mendukung transparansi dan akuntabilitas program.

“Program ini menyangkut kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, pengelola dapur harus siap menerima kunjungan dan koordinasi dari berbagai pihak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim 2 LSM Harimau, Johan Sahreal, mempertanyakan ketidakhadiran pengelola dapur karena kunjungan dilakukan dalam waktu operasional.

“Kami hanya ingin memastikan bahwa pelayanan berjalan sesuai prosedur. Ketika pihak yang berwenang tidak berada di tempat, tentu ini menjadi catatan bagi kami,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan evaluasi internal sekaligus laporan kepada pihak terkait.

“Kami berharap ke depan koordinasi bisa berjalan lebih baik dan pengelola dapur lebih terbuka terhadap pengawasan,” tambahnya
.
Melalui kegiatan ini, LSM Harimau menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif demi mendukung kelancaran program pemerintah serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, disiplin, dan transparan. ***

 

Tinggalkan Balasan