Filesatu.co.dd, BATURAJA | KUNJUNGAN kerja daerah pemilihan (dapil) anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Iskandar, di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dimanfaatkan sebagai momentum konsolidasi menghadapi kontestasi politik 2029.Jumat 24 April 2026.
Rombongan tiba di Aula Hotel Kemuning, Baturaja, sekitar pukul 10.30 WIB. Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua DPD PAN OKU Yudi Purna Nugraha, anggota DPRD Sumatera Selatan Mirza Gumay, serta jajaran pengurus dan kader PAN di wilayah tersebut.
Sebelum menghadiri agenda konsolidasi, Iskandar terlebih dahulu mengikuti pelantikan Pemuda Muhammadiyah OKU. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi SMA Muhammadiyah yang berada di Jalan BLL Kulon.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kader partai dengan elemen masyarakat. Kehadiran Iskandar juga disambut antusias oleh kader dan simpatisan PAN di OKU.
Puncak agenda berlangsung di Kantor DPD PAN OKU sekitar pukul 14.20 WIB. Pertemuan itu difokuskan pada penguatan struktur partai serta strategi menghadapi pemilu mendatang.
Dalam sambutannya, Yudi Purna Nugraha menegaskan pentingnya konsolidasi sejak dini. Ia menyebut kunjungan Iskandar menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah kader.
“Hari ini kita kedatangan tokoh dalam rangka kunjungan dapil. Sejak pagi beliau sudah menjalankan berbagai agenda. Kini saatnya kita fokus konsolidasi menatap 2029,” ujarnya.
Yudi juga menekankan bahwa PAN tidak boleh menunggu dalam menghadapi dinamika politik ke depan. Ia meminta seluruh kader bergerak aktif membangun kekuatan partai.
Salah satu langkah konkret yang ditekankan adalah pembentukan relawan hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS). Setiap TPS ditargetkan memiliki minimal satu relawan.
Menurutnya, pembentukan relawan tersebut akan mendapat dukungan dan apresiasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. Hal ini menjadi bagian dari strategi penguatan basis suara di akar rumput.
Yudi menargetkan hingga akhir April, sebanyak 50 persen relawan sudah terbentuk. Target tersebut dinilai realistis jika seluruh kader bekerja secara maksimal.
Ia juga memberikan peringatan tegas kepada kader, khususnya anggota legislatif dari PAN. Keterlibatan aktif dinilai menjadi kunci keberhasilan strategi tersebut.
“Kalau ada anggota dewan yang tidak bergerak, konsekuensinya jelas,” tegasnya di hadapan peserta rapat.
Sementara itu, Iskandar mengapresiasi capaian PAN di OKU yang disebutnya telah mendekati 40 persen suara. Angka tersebut dinilai sebagai modal politik yang sangat signifikan.
“Ini bukan angka kecil, ini hasil kerja nyata kader di lapangan,” kata Iskandar.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat kader berpuas diri. Konsolidasi dan kerja politik harus terus diperkuat.
Menurutnya, peningkatan suara dalam pemilihan legislatif (Pileg) akan berdampak langsung pada peluang kemenangan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada).
“Kalau sekarang sudah 40 persen, kita harus naikkan lagi. Tambah kekuatan di Pileg, maka peluang Pilkada semakin besar,” ujarnya.
Iskandar juga memproyeksikan OKU sebagai salah satu basis utama PAN di Sumatera Selatan. Ia menilai wilayah tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Bahkan, PAN menargetkan dapat menambah representasi hingga dua kursi di DPR RI dari daerah tersebut. Target itu disebut realistis dengan kerja keras dan konsolidasi berkelanjutan.
Menutup arahannya, Iskandar mengajak seluruh kader untuk terus membangun kepercayaan masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran PAN harus dirasakan langsung oleh rakyat.










