Filesatu. co. id, BATURAJA | USAHA ternak ayam broiler yang dijalankan oleh seorang pengusaha muda bernama Ika sandy di wilayah Sepancar lawang kulon , RW 03 RT 08, Kabupaten OKU, Baturaja, menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dan menjanjikan. Senin 6 April 2026.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam, usaha ternak ayam pedaging ini menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan di daerah tersebut. Dengan sistem pemeliharaan modern, produksi ayam dapat dilakukan secara optimal.
Menurut keterangan dari salah satu anak buah kandang, Rio, usaha ternak ini dikelola dengan melibatkan beberapa tenaga kerja yang berpengalaman di bidangnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan kesehatan ayam selama masa pemeliharaan.
“Di sini ada tiga orang yang bekerja untuk mengurus ayam setiap hari, mulai dari pemberian pakan hingga perawatan kandang,” ujar Rio saat ditemui di lokasi peternakan.
Ia menjelaskan bahwa dalam satu siklus pemeliharaan, jumlah bibit ayam yang dirawat mencapai sekitar 12.000 ekor. Jumlah tersebut tergolong besar untuk skala usaha ternak di tingkat lokal.
Proses pemeliharaan ayam broiler ini memakan waktu sekitar 35 hari atau satu bulan empat hari hingga siap panen. Dalam waktu tersebut, ayam sudah mencapai bobot ideal untuk dipasarkan sebagai ayam pedaging.
Pemilik usaha, Ika sandy , mengungkapkan bahwa hasil panen ayam broiler dari kandangnya telah memiliki pasar tetap melalui kerja sama dengan pihak perusahaan atau PT yang menjadi mitra.
“Untuk penjualan, kami sudah bekerja sama dengan perusahaan, jadi hasil panen langsung terserap pasar,” jelas Ika sandy.
Kerja sama kemitraan ini dinilai sangat membantu dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi ayam tetap lancar tanpa kendala pemasaran.
Selain fokus pada produksi, usaha ternak ini juga telah memenuhi berbagai persyaratan administrasi dan perizinan yang diperlukan.
Ika sandy menyebutkan bahwa usaha ternaknya telah mengantongi izin lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) OKU sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Tak hanya itu, pihaknya juga telah mendapatkan persetujuan dari warga sekitar yang dibuktikan dengan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan usaha tersebut.
Untuk legalitas lahan, usaha ternak ini juga telah memiliki surat izin dari pihak terkait, termasuk dari PT KAI serta surat keterangan resmi dari kelurahan setempat.
Dengan kelengkapan izin tersebut, usaha ternak ayam broiler ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi pemilik maupun masyarakat sekitar.
Menariknya, keberadaan peternakan ini juga memberikan dampak sosial positif bagi warga sekitar lingkungan.
Setiap kali panen, pihak usaha membagikan sekitar 50 hingga 60 ekor ayam kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi sosial.
Hal ini disambut baik oleh masyarakat setempat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mempererat hubungan antara pengusaha dan warga.
Menurut pak RT Marni ,warga nya 79 kk yang selama ini aman tidak ada kompelik atau pun resah mengenai ada nya usaha kandang ayam di wilayah nya .
Dengan skala produksi yang besar, sistem kerja yang terorganisir, serta dukungan dari berbagai pihak, usaha ternak ayam broiler milik Ika sandy ini dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang di masa mendatang. ***










