Filesatu.co.id, KARAWANG | ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu Agustina, S.H., menggelar kegiatan edukasi demokrasi dan literasi digital di SMK Plus Laborti Karawang, Senin (15/12/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari program DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi yang menyasar generasi muda di Daerah Pemilihan Karawang–Purwakarta, dengan kolaborasi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karawang.
Di hadapan puluhan siswa, Anggota Komisi I DPRD Jabar tersebut membahas peran penting pemuda dalam pembangunan daerah sekaligus menyoroti ancaman serius yang mengintai generasi muda di era digital, terutama bahaya judi online.
Sri Rahayu Agustina, yang akrab disapa Mak Sri, menekankan bahwa pesatnya perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kecerdasan dalam penggunaan. Ia menyoroti maraknya judi online yang kini mudah diakses melalui gawai pribadi.
Menurutnya, judi online tidak hanya berdampak pada kondisi finansial, tetapi juga membawa konsekuensi sosial yang jarang disadari. Mak Sri mengungkapkan bahwa pemain judi online berpotensi tercatat dalam sistem sebagai individu yang secara ekonomi mampu. Akibatnya, mereka dapat kehilangan hak atas berbagai bentuk bantuan sosial (bansos) yang seharusnya diterima oleh masyarakat kurang mampu.
“Ketika seseorang terlibat judi online, sistem membaca seolah-olah dia mampu. Dampaknya, bantuan sosial bisa otomatis terhenti,” ujar Sri Rahayu.
Selain judi online, ia juga mengingatkan siswa untuk waspada terhadap konten digital yang tidak sehat dan penggunaan aplikasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tanpa pemahaman yang matang. Ia menegaskan, kemajuan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri.
“Sebagai wakil rakyat, tugas kami adalah melakukan pengawasan, termasuk terhadap dampak dunia digital. Gunakan ponsel untuk hal-hal produktif, jangan sampai teknologi justru menjerat masa depan kalian,” katanya.
Dalam dialog tersebut, Sri Rahayu juga menyoroti transformasi Kabupaten Karawang menuju kawasan metropolitan yang berkembang sangat cepat. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan peningkatan keterampilan bagi pelajar untuk menghadapi perubahan tersebut.
Meskipun menempuh pendidikan kejuruan (SMK), para siswa dituntut memiliki daya saing yang tinggi. Pemerintah daerah, kata dia, akan mendorong kolaborasi dengan dunia industri agar lulusan SMK memiliki peluang kerja yang lebih luas.
“Kalian adalah generasi penerus. Karawang akan berkembang sangat cepat, dan anak-anak daerah harus mampu mengambil peran. Jangan sampai hanya menjadi penonton di rumah sendiri,” tegas Sri Rahayu di hadapan para siswa.
Kepala Sekolah SMP-SMK Plus Laborti Karawang, Nuryadi, menyambut baik dan mengapresiasi tinggi inisiatif DPRD Jabar ini. Ia menilai, kegiatan edukasi wakil rakyat di sekolah kejuruan ini sangat relevan dan memberikan motivasi besar bagi siswa yang mayoritas merupakan putra-putri asli Karawang.
“Karawang tengah mengalami transformasi menuju kawasan industri dan metropolitan, sehingga generasi muda harus dipersiapkan sejak dini,” kata Nuryadi. Ia berharap para siswa mampu menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penonton di daerahnya sendiri.
Kegiatan pendidikan demokrasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa agar lebih cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi, sekaligus membentengi diri dari berbagai ancaman di ruang digital demi meraih masa depan yang lebih baik. ***




