Perhutani KPH Saradan Bersama LMDH dan IIK Cabang KPH Saradan Tanam 3.000 Jati

Filesatu.co.id, Saradan | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Saradan bersama Ikatan Isteri Karyawan (IIK) Perhutani Cabang KPH Saradan dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Lestari Desa Bulu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun melakukan kegiatan Penanaman Bersama. Berlokasi di petak 139a luas 9,00 ha wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Notopuro Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Notopuro KPH Saradan, ribuan bibit ditanam, Selasa (13/12/2022).

Hadir dalam kegiatan menanam bersama, Administratur Utama KPH Saradan Rumhayati, Wakil Adm KPH Saradan Sunardi, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Sumber Daya Hutan (PSDH) Deny Yadianurtopo, Kasi Keuangan, Umum dan SDM Ekwanto, Kasi Produksi Suroso, segenap Kepala Sub Seksi (KSS), jajaran Asisten Perhutani (Asper) KPH Saradan dan diikuti oleh 150 peserta yang terdIri dari jajaran petugas dan karyawan/wati Perhutani, anggota IIK Perhutani Cabang Saradan dan pengurus dan anggota LMDH Wono Lestari Desa Bulu.

Bacaan Lainnya

Disampaikan Administratur Utama KPH Saradan Rumhayati, penanaman bersama stakeholder ini dinilai mampu menumbuhkan kerjasama yang baik dalam meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian hutan.

”Di penghujung tahun 2022 ini, kita karyawan/wati KPH Saradan menggelar kegiatan penanaman bersama IIK Perhutani Cabang KPH Saradan dengan LMDH Wono Lestari desa Bulu di petak 139a RPH Notopuro. Dengan sinergitas bersama stakeholder ini, diharapkan mampu menumbuhkan kerjasama yang baik dalam meningkatkan kepedulian dan keberhasilan kita dibidang pembuatan tanaman juga kerjasama dalam menjaga kelestarian hutan yang ada di wilayah Perhutani KPH Saradan,” ujar Rumhayati.

Pentingnya sinergitas dan tim yang solid, lanjut Rumhayati, sangat diperlukan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan dalam pekerjaan.

”Dalam satuan kerja, kita ini merupakan sebuah tim, harus mampu menjadi tim yang solid, kuat dan baik dengan seluruh anggota tim maupun dengan stakeholder agar tujuan yang sudah ditetapkan dari suatu pekerjaan bisa tercapai. Dalam bidang tanaman, kita harus mampu berinovasi dan membaca kondisi sosial untuk menentukan jenis tanaman dan sistem tanam yang sesuai dan mampu untuk meningkatkan dan menambah pendapatan perusahaan,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Sumber Daya Hutan (PSDH) KPH Saradan, Deny Yadianurtopo mengatakan ada beberapa varian bibit yang ditanam dengan menggunakan metode tumpang sari.

”Pada pagi hari ini kita akan bersama-sama melakukan penanaman campuran dari bibit jati, bibit kayu putih dan bibit buah pepaya dengan sistem tumpangsari. Tanaman buah pepaya kita tanam sesuai keinginan sosial masyarakat sekitar hutan yang kita akomodir juga sudah sah RTT sehingga kita wadahi dalam bentuk tanaman kerjasama antara Perhutani dengan LMDH Wono Lestari. Dengan kegiatan menanam bersama ini, Perhutani KPH Saradan juga mengimplementasikan semboyan akhlak untuk menuju KPH Saradan bermartabat dan menjadi hebat. Kita akan berusaha semaksimal mungkin agar apa yang menjadi ciri khas bahwa kita ini merupakan seorang rimbawan dan forester yang mampu menjadikan hutan di pulau Jawa tetap eksis dan lestari” Deny Yadianurtopo menjelaskan.

Sementara itu, ketua LMDH Wono Lestari Agus Lamianto sangat mendukung program yang dicanangkan oleh Perhutani. Sebagai mitra, pihaknya siap bekerjasama dalam pengelolaan sumber daya hutan baik di bidang produksi, tanaman maupun dalam menjaga kelestarian hutan.

”LMDH Wono Lestari akan selalu mendukung semua program Perhutani dalam pengelolaan sumber daya hutan baik di bidang produksi, tanaman maupun dalam menjaga kelestarian hutan. Sebagai mitra kerja LMDH Wono Lestari akan siap bekerjasama dan bersinergi untuk keberhasilan tanaman Perhutani. Di petak 139a ini kita akan bekerjasama dengan Perhutani untuk membuat tanaman dengan sistem tumpang sari. Pada sela tanaman pokok kita akan kita tanami padi dan tanaman buah pepaya Amerika, dengan terobosan baru kita berharap mampu menambah pendapatan masyarakat sekitar hutan,” papar Agus.

Masih di tempat yang sama, Ketua IIK Perhutani Cabang Saradan Siti Rukayah Sunardi siap turut andil dalam kegiatan penanaman bersama. Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian para istri rimbawan demi suksesnya Perhutani, khususnya KPH Saradan.

”Sebagai wujud peran serta kami sebagai isteri rimbawan Perhutani, IIK Perhutani Cabang KPH Saradan ikut ambil bagian dalam kegiatan menanam bersama di petak 139a RPH Notopuro. Ini merupakan salah satu kepedulian kami sebagai isteri rimbawan Perhutani untuk ikut serta menyukseskan tanaman Perhutani KPH Saradan,” jelas Siti Rukayah.

Tinggalkan Balasan