Filesatu.co.id, Jember | SMK Al-Qodiri Jember kembali meluluskan siswa-siswi terbaiknya melalui prosesi yudisium tahun ajaran 2025/2026 yang digelar khidmat di Aula Serbaguna SMK Al-Qodiri, Jalan Manggar No. 139 A, Gebang Poreng, Kecamatan Patrang, Jember, Minggu (10/5/2026).
Sebanyak 86 siswa dari tiga jurusan resmi dikukuhkan dalam yudisium angkatan ke-13 yang mengusung nama “Dekatriya”. Nama tersebut dimaknai sebagai generasi yang memiliki spirit dan kemauan bisnis kuat untuk kemajuan diri sendiri.
Waka Kurikulum SMK Al-Qodiri Jember, Ahmad Farid, S.Pd.Gr., menyebut yudisium tahun ini terasa lebih spesial karena untuk pertama kalinya digelar di Aula Serbaguna Al-Qodiri.
“Ini kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan di aula mini. Alhamdulillah tahun ini bisa berlangsung di aula serbaguna yang lebih representatif,” ungkap Farid.
Ia menambahkan, jumlah lulusan tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. “Secara kuantitas dari tiga jurusan ada 83 siswa yang lulus tahun ini, meningkat dari tahun sebelumnya,” jelasnya.
Strategi Tingkatkan Animo Siswa Baru
Farid membeberkan berbagai strategi yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan jumlah siswa baru. Di antaranya publikasi prestasi melalui media sosial, kolaborasi dengan konten kreator, serta menggandeng radio dan media online di Jember.
“Kami juga menampilkan kegiatan positif di SMK. Setiap pagi sebelum belajar, siswa dibiasakan membaca doa dan Surat Al-Waqi’ah yang dikhususkan untuk keluarga di rumah. Ada juga ekstrakurikuler penunjang sesuai prodi untuk mengasah skill siswa,” terangnya.
Menghadapi ketatnya persaingan antar SMK di Jember, SMK Al-Qodiri menyiapkan berbagai program beasiswa melalui SPMB. Beasiswa tersebut meliputi beasiswa untuk anak ustaz/ustazah, yatim piatu, anak kembar, hingga beasiswa tahfidz.
Farid menegaskan SMK Al-Qodiri terus berkembang sesuai kebutuhan zaman dengan tiga jurusan unggulan: DKV yang relevan untuk konten kreator, AKL yang dibutuhkan koperasi dan perbankan, serta Farmasi yang permintaannya tinggi di dunia apotek dan layanan kesehatan.
“Harapannya SMK Al-Qodiri bisa diterima semua kalangan dan membuktikan sebagai satu-satunya SMK di Jember yang menjamin putra-putri menjadi siswa berprestasi,” tegasnya.
Sementara, Kepala SMK Al-Qodiri Jember, Drs. H. Akhmad Rifai, http://M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas kerja keras selama menempuh studi.
“Hari ini adalah hari penuh kebanggaan. Kelulusan ini bukan akhir, tapi awal babak baru. Terus kembangkan karakter positif yang sudah ditanamkan. Kalian adalah agen perubahan masa depan yang berintegritas, berwawasan luas, dan bermoral kuat,” pesan Rifai.
Ia menyebut banyak lulusan yang sudah terserap dunia kerja bahkan sebelum menerima ijazah. “Sudah banyak yang mengajukan surat keterangan lulus karena diterima di perusahaan, baik dari jurusan Farmasi maupun DKV. Alhamdulillah alumni kami banyak yang bekerja dan menjadi pengusaha muda di Jember, Lumajang, bahkan sampai Bali,” ungkapnya.
Rifai juga berpesan agar lulusan tetap menjaga silaturahmi dengan almamater. “Sekolah bukan hanya tempat, tapi komunitas yang akan selalu mendukung perjalanan hidup kalian. Mari tetap berkomunikasi, berkarya bersama, dan saling menginspirasi.”
“Yudisium ini bukan sekadar penanda akhir pendidikan, tetapi awal kontribusi nyata di masyarakat. Kami berharap kalian membawa nilai-nilai Islam dalam setiap aspek kehidupan,” tambahnya.
Rangkaian Acara Meriah dan Penuh Haru.
Acara yudisium dimeriahkan berbagai penampilan, mulai dari pembacaan doa, pengukuhan pra-alumni, penyerahan berkas simbolis, sambutan perwakilan siswa, karaoke, Tari Kreasi Wonderland, fashion show, tari kreasi Nusantara, paduan suara, hingga pembacaan puisi. Acara ditutup dengan doa dan foto bersama.
Dalam suasana haru, para lulusan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada guru dan keluarga yang telah mendukung selama masa belajar.
SMK Al-Qodiri berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga berkarakter kuat dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.










