Filesatu.co.id,BATURAJA | Momentum Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei dimanfaatkan oleh jajaran kepolisian di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) untuk mempererat hubungan dengan para pekerja. Melalui pendekatan humanis, Polres OKU menggelar kegiatan silaturahmi bertajuk “kopi morning” bersama perwakilan serikat pekerja.
Kegiatan tersebut berlangsung hangat di lingkungan Polres OKU pada Jumat pagi Jumat 1 Mei 2026 sekitar pukul 08.00 WIB. Suasana penuh keakraban terlihat jelas, mencerminkan semangat kebersamaan antara aparat kepolisian dan para buruh.
Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, yang hadir didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres OKU. Kehadiran pimpinan kepolisian ini menjadi bentuk nyata perhatian terhadap aspirasi para pekerja.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh buruh, khususnya yang berada di wilayah OKU. Ia menekankan pentingnya menjadikan Hari Buruh sebagai momentum memperkuat semangat perjuangan yang konstruktif.
Menurutnya, kesejahteraan buruh harus diperjuangkan melalui cara-cara yang bijak, dialogis, serta mengedepankan komunikasi yang baik antara semua pihak.
“Selamat Hari Buruh Nasional. Semoga harapan para buruh, khususnya di Kabupaten OKU, dapat terwujud demi kehidupan ekonomi yang lebih sejahtera,” ujar Kapolres.
Ia juga menyoroti pentingnya hubungan kolegial antara pemerintah dan buruh. Menurutnya, pendekatan dialog seperti yang dilakukan dalam kegiatan ini dapat menjadi alternatif positif dibandingkan aksi yang berpotensi menimbulkan konflik.
Kapolres menambahkan bahwa kegiatan “kopi morning” ini terinspirasi dari pola komunikasi yang saat ini dikembangkan di tingkat pusat, di mana peringatan Hari Buruh lebih diarahkan pada dialog dan kolaborasi.
“Mari kita berdiskusi bersama dalam suasana santai seperti ini, sehingga setiap persoalan bisa kita cari solusi terbaiknya,” ungkapnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah terbuka bagi para buruh untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan upah, kondisi kerja, hingga jaminan kesejahteraan.
Melalui forum tersebut, para pekerja diberikan ruang untuk berbicara secara langsung dengan pihak kepolisian tanpa sekat formalitas yang kaku.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres OKU, AKP Budiyono, menegaskan komitmen Polri dalam menjaga netralitas serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat luas.
“Polisi hadir dari masyarakat dan untuk masyarakat. Kami tidak berpihak pada organisasi maupun perusahaan tertentu,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi yang sehat antara buruh dan aparat, agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai dan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hanya dapat terwujud apabila semua pihak saling memahami dan menghormati peran masing-masing.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPC KSPSI OKU, Amrul Alamsyah, SE, bersama para ketua serikat pekerja dari berbagai perusahaan di wilayah OKU.
Perwakilan pekerja dari PT Minanga Ogan dan sejumlah perusahaan lainnya juga hadir, menunjukkan antusiasme dalam membangun komunikasi yang lebih baik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polres OKU berharap hubungan antara aparat kepolisian dan para pekerja semakin solid dan harmonis.
Selain itu, diharapkan pula tercipta situasi yang aman, kondusif, serta penuh rasa keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya para buruh di Kabupaten OKU.***










