Filesatu.co.id, KARAWANG | Dukungan terhadap program Swasembada Pangan Nasional 2026 terus diperkuat oleh berbagai elemen pemerintah dan masyarakat. Di Kabupaten Karawang, jajaran Polsek Klari bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Klari menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program strategis pemerintah tersebut melalui kegiatan penanaman jagung hibrida di wilayah Desa Pancawati, Kecamatan Klari.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (15/6/2026) itu dilaksanakan di lahan bengkok milik Pemerintah Desa Pancawati yang berlokasi di Perumahan Bumi Kosambi Baru, Dusun Bakanjati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Program ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di tingkat daerah.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kapolsek Klari Kompol Bambang Sumitro mengatakan bahwa keberhasilan program pertanian tidak dapat dilepaskan dari sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga kelompok tani yang menjadi ujung tombak sektor pangan.
“Program swasembada pangan jagung hibrida ini merupakan hasil kolaborasi yang sangat baik antara Polsek Klari, Muspika Klari, dan para petani lokal. Kami berharap langkah ini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target Swasembada Pangan Nasional 2026,” ujarnya.
Program Swasembada Pangan Nasional 2026 menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas tertentu. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh elemen pemerintahan hingga tingkat kecamatan menjadi faktor penting dalam mewujudkan target tersebut.
Di Kecamatan Klari, sinergitas antara Polsek Klari, Koramil Klari, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa Pancawati menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan produktif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kapolsek Klari Kompol Bambang Sumitro menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian bukan hanya sebatas pengamanan, melainkan juga bentuk dukungan moral dan sosial kepada masyarakat petani. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Oleh karena itu, Polri memiliki tanggung jawab untuk ikut mendukung berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus bersemangat meningkatkan hasil produksi pertanian. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga seluruh pihak harus saling mendukung,” kata Kompol Bambang Sumitro.
Kehadiran unsur Muspika dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program pertanian yang menjadi bagian dari strategi pembangunan nasional.
Salah satu fokus dalam kegiatan tersebut adalah pengembangan budidaya jagung hibrida yang dinilai memiliki produktivitas lebih tinggi dibandingkan varietas konvensional. Jagung menjadi salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan pangan dan pakan ternak nasional.
Pamanfaatan lahan bengkok milik Pemerintah Desa Pancawati sebagai lokasi penanaman menunjukkan upaya optimalisasi aset desa agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selain itu, penggunaan lahan produktif yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal menjadi langkah positif dalam meningkatkan hasil pertanian daerah.
Para petani yang tergabung dalam kelompok tani Desa Pancawati menyambut baik program tersebut. Mereka berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan aparat terkait sehingga produktivitas pertanian dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dengan penerapan teknologi pertanian yang tepat serta pendampingan dari berbagai pihak, hasil panen jagung hibrida diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan di Kabupaten Karawang. Selain mendukung target Swasembada Pangan Nasional 2026, program ini juga menjadi peluang bagi petani untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga melalui sektor pertanian yang lebih modern dan produktif.
Keberhasilan program Swasembada Pangan Nasional 2026 tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada peran aktif para petani sebagai pelaku utama di lapangan. Karena itu, keterlibatan kelompok tani dalam setiap tahapan kegiatan menjadi faktor yang sangat menentukan.
Kelompok tani Desa Pancawati yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung berbagai program pengembangan pertanian yang bertujuan meningkatkan produksi pangan nasional. Mereka menilai kolaborasi antara aparat pemerintah, kepolisian, TNI, dan masyarakat mampu menciptakan suasana yang kondusif bagi pengembangan sektor pertanian. Dengan adanya dukungan tersebut, para petani merasa lebih percaya diri dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.
Selain itu, keberadaan aparat keamanan di tengah masyarakat juga memberikan rasa aman bagi petani dalam menjalankan aktivitas pertanian. Hal ini menjadi salah satu bentuk nyata pendekatan humanis Polri dalam mendukung pembangunan daerah. Program penanaman jagung hibrida ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk melakukan langkah serupa guna meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Pancawati tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Klari Kompol Bambang Sumitro, S.H., M.M., CHRA, Camat Klari Udin, S.H., M.A., Danramil Klari Kapten Infanteri Suryadi, Kanit Intelkam AKP Supriyatno, S.H., Kanit Lantas AKP Ali Idrus, S.H., Kanit Binmas IPTU Yoyo Waluyo, Kanit Reskrim IPTU Wihendar, S.H., Kasium Polsek Klari AIPTU Jajat, Bhabinkamtibmas Desa Pancawati AIPDA Andi Apandi, personel piket fungsi, serta perwakilan kelompok tani Desa Pancawati.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan nasional. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan target Swasembada Pangan Nasional 2026 dapat tercapai secara optimal.
Polsek Klari bersama Muspika Klari berkomitmen untuk terus mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan warga.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Kabupaten Karawang diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang berkontribusi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Langkah nyata yang dilakukan di Desa Pancawati menjadi bukti bahwa keberhasilan program swasembada pangan dapat diwujudkan melalui kerja sama, komitmen, dan semangat gotong royong seluruh elemen bangsa. ***










