WOOU Viral Dugaan Limbah PT KIT Cemari Sungai Desa Kurup, Warga Tuntut Pemerintah OKU Bertindak Cepat

Dugaan Limbah PT KIT Cemari Sungai Desa Kurup
Dugaan Limbah PT KIT Cemari Sungai Desa Kurup

Filesatu.co.id, Baturaja OKU | Video yang memperlihatkan dugaan pencemaran Sungai Air Kuning di Desa Kurup, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat. Dalam video tersebut, warga memperlihatkan kondisi air sungai yang berubah menjadi pekat kehitaman serta menyampaikan keluhan karena sungai yang selama ini menjadi sumber kebutuhan sehari-hari diduga telah tercemar.jumat 31 Juli 2026.

Sejumlah warga menyebut air sungai tidak lagi layak digunakan untuk mandi, mencuci, maupun kebutuhan rumah tangga lainnya. Mereka juga mengaku kesulitan memperoleh air bersih karena sumur warga mengalami kekeringan.

Bacaan Lainnya

“Kami tidak punya pilihan lain. Sumur kering, terpaksa menggunakan air sungai,” ujar salah seorang warga dalam video yang beredar.
Warga juga mengaku menemukan ikan-ikan mengambang di aliran sungai. Menyusul viralnya video tersebut, Ketua RT bersama perangkat desa turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sungai.

Dalam video itu, warga menunjukkan saluran pipa yang mereka duga berasal dari PT KIT. Menurut pengakuan warga, pada Rabu, 8 Juli 2026, dari pipa tersebut mengalir cairan berwarna hitam dengan debit yang cukup deras menuju sungai. Dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan penyelidikan oleh instansi yang berwenang.

Hari Kurniawan, yang disebut sebagai advokat dan kuasa hukum masyarakat Desa Kurup, bersama Ketua RT, Sekretaris Desa, dan perangkat desa lainnya turut meninjau lokasi untuk melihat langsung kondisi aliran sungai yang menjadi keluhan masyarakat.

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten OKU, Dinas Lingkungan Hidup, serta instansi terkait segera melakukan investigasi, mengambil sampel air, dan mengungkap sumber pencemaran agar persoalan tersebut dapat ditangani secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, masyarakat menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tidak ada tindak lanjut dari pemerintah maupun pihak terkait.

Seorang warga juga mengaku kondisi Sungai Air Kuning telah berubah sejak beroperasinya PT KIT. Menurut keterangannya, sebelum perusahaan berdiri, air sungai masih jernih dan digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Kini, warga menduga kualitas air telah mengalami penurunan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT KIT belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait dugaan pencemaran yang disampaikan masyarakat. ***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *