Filesatu.co.id, JAKARTA | Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Laskar Merah Putih (LMP) Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan langkah seluruh kader dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan. Forum nasional tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi program kerja, tetapi juga wadah merumuskan arah kebijakan strategis organisasi untuk masa mendatang.
Kegiatan yang digelar di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (13/6/2026), diikuti ribuan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Ketua Markas Daerah (Kamada) Laskar Merah Putih Jawa Barat, H. Awandi Siroj Suwandi, hadir bersama jajaran pengurus Markas Daerah Jawa Barat dan para Ketua Markas Cabang (Marcab) se-Jawa Barat untuk mengikuti seluruh rangkaian agenda Rapimnas.
Partisipasi delegasi Jawa Barat menjadi bukti kuat komitmen daerah dalam mendukung program nasional organisasi. Sejak awal kegiatan, suasana penuh semangat kebangsaan terasa begitu kuat. Ribuan kader yang memadati ruang utama secara serempak meneriakkan yel-yel kebanggaan organisasi. Seruan “NKRI Harga Mati” dan “Loyalitas Tanpa Batas” menggema, mencerminkan tekad bersama dalam menjaga persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rapimnas tahun ini mengangkat berbagai isu strategis yang berkaitan dengan penguatan organisasi, peningkatan kualitas kaderisasi, pemberdayaan masyarakat, hingga kontribusi nyata organisasi dalam mendukung pembangunan nasional. Forum tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat koordinasi antara pengurus pusat dan daerah agar setiap program organisasi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin KH Akmal Shiddiq. Selanjutnya, Ketua Panitia Rapimnas 2026, Adrie Charviandi, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Dalam laporannya, ia menegaskan bahwa tingginya antusiasme peserta dari seluruh daerah menunjukkan soliditas organisasi yang terus terjaga. Menurutnya, Rapimnas menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta sinkronisasi program antara seluruh tingkatan kepengurusan.
Ketua Umum Laskar Merah Putih, H.M. Arsyad Cannu, dalam sambutannya menegaskan bahwa tantangan bangsa yang semakin kompleks menuntut organisasi untuk tetap solid, disiplin, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menekankan bahwa Rapimnas bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat sinergi seluruh kader dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Arsyad juga mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa menjaga marwah organisasi dengan menjunjung tinggi loyalitas, kedisiplinan, dan semangat pengabdian. Menurutnya, kekuatan organisasi akan terbangun apabila seluruh kader tetap berpegang pada nilai-nilai perjuangan yang menjadi fondasi Laskar Merah Putih sejak awal berdiri.
Sejumlah tokoh nasional yang tergabung dalam struktur kehormatan organisasi turut memberikan arahan dalam forum tersebut. Ketua Dewan Pendiri Adek Erfil Manurung, Dewan Pakar Supratman Andi Agtas, Dewan Penasehat Andi Rukman Nurdin Karumpa, serta Dewan Pertimbangan Abdul Kadir Karding menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional, memperkuat kaderisasi, dan meningkatkan peran organisasi dalam mendukung pembangunan bangsa. Mereka juga mengajak seluruh kader untuk menjadi teladan dalam menjaga kerukunan serta stabilitas sosial di tengah masyarakat.
Puncak pembukaan Rapimnas ditandai dengan sambutan Dewan Pembina Laskar Merah Putih yang juga Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam memperkuat semangat gotong royong, menjaga stabilitas sosial, serta mendukung keberhasilan program pembangunan nasional. Menurutnya, kontribusi organisasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga persatuan dan memperkokoh fondasi kebangsaan.
Andi Amran Sulaiman kemudian secara resmi membuka Rapimnas Laskar Merah Putih 2026 melalui prosesi pemukulan gong yang disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta. Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya pembahasan berbagai agenda strategis yang akan menentukan arah organisasi ke depan.
Rapimnas tahun ini juga menjadi momentum bersejarah dengan dilaksanakannya pelantikan Badan Pengurus Markas Besar Laskar Merah Putih periode terbaru. Prosesi berlangsung khidmat, diawali pembacaan surat keputusan, penandatanganan pakta integritas, hingga pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum. Sebagai simbol amanah kepemimpinan, Bendera Pataka Laskar Merah Putih diserahkan kepada Ketua Harian yang baru dilantik sebagai tanda dimulainya tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi.
Setelah prosesi pelantikan selesai, seluruh pengurus bersama para tokoh nasional mengikuti sesi foto bersama yang menjadi simbol persatuan, kekompakan, dan komitmen kolektif untuk membesarkan organisasi serta meningkatkan kontribusi kepada masyarakat.
Kamada Laskar Merah Putih Jawa Barat, H. Awandi Siroj Suwandi, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Rapimnas yang dinilai mampu memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah. Menurutnya, forum nasional tersebut memiliki arti penting dalam menyatukan visi perjuangan seluruh kader agar tetap sejalan dengan tujuan organisasi dan kepentingan bangsa.
“Rapimnas Laskar Merah Putih 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan soliditas organisasi, serta mempertegas komitmen seluruh kader terhadap NKRI. Kami dari Jawa Barat siap mendukung setiap keputusan dan program strategis yang dihasilkan dalam Rapimnas demi kemajuan organisasi dan bangsa Indonesia,” ujar Awandi.
Ia menambahkan bahwa jajaran Laskar Merah Putih Jawa Barat akan terus mengedepankan semangat pengabdian kepada masyarakat dan menjaga nilai-nilai kebangsaan yang menjadi dasar perjuangan organisasi. Menurutnya, organisasi harus mampu hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga persatuan, membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial, serta mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
“Semangat NKRI Harga Mati harus terus menjadi pedoman seluruh kader. Organisasi harus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa,” tambahnya.
Melalui Rapimnas Laskar Merah Putih 2026, diharapkan lahir berbagai rekomendasi dan program strategis yang mampu memperkuat nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan nasional. Dengan mengusung semangat “NKRI Harga Mati” dan “Loyalitas Tanpa Batas”, forum nasional ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi untuk terus menjaga persatuan bangsa, memperkuat solidaritas kader, dan memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.
Soliditas yang terbangun selama Rapimnas diharapkan menjadi modal utama bagi Laskar Merah Putih untuk terus berkembang sebagai organisasi yang aktif, responsif, dan berperan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.***










