Polres Madiun Gelar Press Release Akhir 2021, Ribuan Barang Bukti Dimusnahkan

 

Filesatu.co.id, Madiun | Menjelang tutupnya tahun 2021, Kepolisian Resort Madiun menggelar Press Release dan pemusnahan barang bukti. Agenda tersebut dipimpin langsung oleh kapolres madiun AKBP Jury Leonard Siahaan. Hadir dalam kegiatan, Wabup Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, Kamis (30/12/2021).

Bacaan Lainnya

Didalam kegiatan tersebut, Kapolres Madiun Jury Leonard memaparkan capaian kinerja jajarannya. Sepanjang tahun 2021 ini telah berhasil mengungkap rentetan kasus yang terjadi di wilayah Madiun, baik Lakalantas, Kriminalitas maupun kasus narkoba. Dalam pengungkapannya, ribuan barang bukti pun berhasil diamankan pihak kepolisian.

Kapolres Madiun Jury Leonard saat Press release

Setidaknya, dalam kurun waktu 1 tahun ini, ada 13 jenis operasi kepolisian yang sudah dilaksanakan. Tercatat, sebanyak 55 anggota polres Madiun berhasil meraih reward. Jumlah tersebut naik dibanding tahun lalu (2020), yakni hanya 15 anggota.

Dari data kriminalitas 2021 yang dipaparkan Kapolres, sebanyak 129 kasus kategori kriminal umum berhasil dituntaskan. Sedangkan kriminal khusus sebanyak 16 kasus serta 20 tindak pidana ringan. Sementara untuk non kriminalitas tercatat 62 kasus.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan, minuman keras mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun lalu, miras yang diamankan sebanyak 556 liter. 2021 ini mengalami peningkatan luar biasa, yakni 2924 liter.

Prosentase data kasus narkoba juga sedikit mengalami kenaikan. Tahun lalu polres Madiun membukukan 41 kasus dan 39 tersangka. Di tahun ini jumlahnya bertambah, 45 kasus dan 44 tersangka. Untuk barang bukti yang berhasil diamankan yakni shabu, ganja dan dobel ‘L’.

Menginjak data kecelakaan lalu lintas, jika dibanding tahun lalu, prosentase jumlah laka mengalami penurunan, 5%. Korban meninggal dunia mengalami kenaikan 7%, korban luka berat masih tetap, luka ringan turun 6%. Kerugian material meningkat 26%, dari 997 juta menjadi 1,2 miliar.

Sebelum pemusnahan barang bukti, di akhir sesi press release, Kapolres berharap di tahun 2022 nanti, kasus-kasus yang tersisa di wilayah Kabupaten Madiun dapat segera dituntaskan.



Tinggalkan Balasan