Filesatu.co.id, Madiun | Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Harmoni Bahana Bersahaja yang digelar di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan yang menjadi agenda kedua di tahun 2026 ini dibuka langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi. Turut hadir jajaran Forkopimda, seluruh Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Madiun, serta Kepala Desa se-Kecamatan Balerejo. Kehadiran lengkap unsur pimpinan daerah tersebut menjadi simbol kuat bahwa pemerintah hadir tanpa sekat di tengah masyarakat.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa Bahana Bersahaja bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud nyata pelayanan terintegrasi.
“Pada kegiatan Bahana Bersahaja yang kedua, kita laksanakan di Desa Bulakrejo Kecamatan Balerejo. Kita berharap bisa memberikan layanan yang terbaik dan prima, khususnya masyarakat Bulakrejo,” ujar Bupati.
Tak hanya pelayanan administrasi, rangkaian kegiatan juga dikemas menyentuh berbagai aspek sosial kemasyarakatan.
“Mulai sore hari ini, kita akan melaksanakan kegiatan olahraga bersama. Nanti malam sarasehan. Besok dilanjutkan dengan pelayanan optimal dari seluruh OPD yang ada di Kabupaten Madiun,” lanjutnya.
Pada hari kedua, masyarakat Bulakrejo dapat memanfaatkan berbagai layanan publik secara terpadu, mulai dari pemeriksaan kesehatan, administrasi kependudukan, hingga berbagai bentuk pelayanan lainnya yang dibuka langsung di lokasi kegiatan.
“Kami berharap bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Bulakrejo. Yang mau ngecek kesehatan, mau ngurus KTP, mau ngurus apapun Insyaallah besok bisa dilayani. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar,” pungkas Bupati.
Melalui Bakti Harmoni Bahana Bersahaja, Pemkab Madiun menghadirkan model pelayanan jemput bola yang menyatukan pembangunan fisik, pelayanan administrasi, kesehatan, hingga penguatan kebersamaan sosial. Desa Bulakrejo pun menjadi saksi bagaimana pemerintah tidak hanya bekerja dari balik kantor, tetapi hadir langsung, mendengar, dan melayani.
Bahana Bersahaja bukan hanya agenda rutin. Ia menjadi wajah kepemimpinan yang responsif, menyatu dengan rakyat, dan berorientasi pada pelayanan prima.(adv)





