Korban KMP Yunicee, Pemilik Kendaraan Tanyakan Kejelasan Otoritas Pelayanan

  • Whatsapp

FILESATU.CO.ID, BANYUWANGI – Sampang Priono (40) Pemilik kendaraan yang ikut terkena musibah Tenggelamnya KMP Yunicee di perairan laut Bali beberapa hari lalu warga asal desa Timbang kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah.

Setelah mendengar kabar tersebut langsung turun ke Banyuwangi selain solidaritas perhatian bagi kedua sopirnya (korban selamat) juga ingin mengetahui sejauh mana proses selanjutnya pada pihak pelayanan otoritas Dermaga terkait kendaraannya.

Bacaan Lainnya

Sampang panggilan akrabnya laki laki berparas sedikit gemuk ini mendatangi otoritas pihak pelayanan menanyakan terkait siapa yang bertanggung jawab atas kendaraan dan barang bawaannya serta asuransi jiwa bagi sopirnya.

Didampingi Komunitas sopir yang tergabung dalam Perkumpulan Pengemudi STIB berpusat di Banyuwangi mendatangi beberapa tempat mulai ASDP, Kantor Jasa Raharja dan Pemilik KMP Yunicee PT Surya Timur Line untuk meminta konfirmasi. Kamis (1/7/2021).

“Sebelumnya saya terima kasih pada saudara kita Komunitas Perkumpulan Pengemudi TSIB yang sudah membantu persoalan kami ini.

“Kedua kepingin tahu kejelasannya dari pelayanan otoritas yang berwenang, memang ini musibah yang tidak bisa ditolak, namun jika sudah mendapatkan kabar siapa yang bertanggung jawab saya dan keluarga sudah sedikit lega,” kata Sampang saat dikonfirmasi Media ini di depan ASDP Banyuwangi. Kamis (1/7/2021).

Sampang Priono Pemilik Kendaraan jenis truk colt deasel , mendatangi ASDP ditemui Marsadik selaku Manager  Operasional Penyeberangan pelabuhan Ketapang.

Diawali mendatangi ASDP Banyuwangi ditemui Marsadik selaku Manager Operasional Ketapang diruang pelayanan mengatakan’ Pihak ASDP  cuma bisa memberikan keterangan dan membantu  secara administrasi penyuratan dan data.

“Kami hanya bisa membantu dan memberikan jalan kalau pengurusan asuransi bisa langsung ke kantor Jasa Raharja.

“Mengenai surat yang diperlukan untuk klaim asuransi pihak korban bisa meminta surat keterangan dari kepolisian, selanjutnya bisa ke pihak pemilik kapal,” papar Marsadik.

Mengetahui hal tersebut ketua PP TSIB Darmawan selaku pendamping korban berencana mendatangi pihak pengurusan kantor Jasa Raharja untuk konfirmasi apa yang diperlukan.

“Kami terus dampingi sampai tuntas, kalau pun nanti sudah ada kejelasan dari mereka penerima hak, selanjutnya silahkan mau dicairkan dimana, karena kita sama sama komunitas pengemudi apalagi mereka jauh dari Jawa Tengah,” sambung Darmawan.

Diketahui seperti yang diberitakan sebelumnya, disampaikan Sampang Priono pemilik kendaraan truk colt deasel yang dikendarai Kris Dwi Saputra (korban selamat) warga desa Kota Wuluh kecamatan Purwonegoro Kabupaten Banjarnegara namun kendaraan bersama barang muatan masih belum ditemukan. (red/filesatu).

 



Tinggalkan Balasan