Filesatu.co.id, SIDOARJO | MENYIMAK pemberitaan terkait somasi dari Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) Kabupaten Sidoarjo mengenai penjualan seragam di lingkungan SMP Negeri, pihak sekolah melalui pernyataan resmi memberikan klarifikasi guna menjaga objektivitas informasi di tengah masyarakat.
Perwakilan sekolah menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat kebijakan yang mewajibkan siswa atau wali murid untuk membeli seragam melalui pihak sekolah. Pengadaan seragam, menurut pihak sekolah, sepenuhnya diserahkan kepada orang tua atau wali murid sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Sekolah juga menegaskan bahwa peran satuan pendidikan sebatas memberikan informasi terkait ketentuan jenis dan atribut seragam sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku, tanpa melakukan transaksi jual beli secara langsung.
“Sekolah tidak melakukan praktik penjualan seragam. Orang tua/wali murid memiliki kebebasan untuk membeli di luar sesuai pilihan masing-masing,” demikian disampaikan dalam keterangan tertulis.
Terkait adanya somasi yang beredar, pihak sekolah menyatakan menghormati setiap aspirasi masyarakat dan organisasi. Namun demikian, sekolah juga menekankan pentingnya verifikasi menyeluruh agar informasi yang berkembang tidak menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat.
Pihak sekolah memastikan bahwa seluruh kegiatan pendidikan tetap berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010.
Selain itu, sekolah menyatakan terbuka terhadap koordinasi dan klarifikasi bersama pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, guna memastikan setiap kebijakan berjalan secara transparan dan akuntabel.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat, khususnya wali murid, dapat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terpengaruh oleh asumsi yang belum terverifikasi.
Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk hak jawab atas pemberitaan yang beredar, sekaligus komitmen untuk menjaga kondusivitas lingkungan pendidikan.***










