Ketua KWRI Kabupaten OKU Berikan Santunan Bagi Penyandang Cacat Genetik Penyakit Langka Sindrom Crouzon

Ketua DPC KWRI Kabupaten OKU Zaidan Jauhari saat berikan santunan memberikan santunan kepada Penyandang Cacat Genetik penyakit langka Sindrom Crouzon kepada Bachtiar Paris

Filesatu.co.id,Baturaja,OKU-Sumsel |Menyambut hari jadi Komite Wartawan Republik Indonesia (KWRI) yang Ke 22 Tahun dan menyambut HUT Baturaja Post yang Ke 21Tahun, Ketua DPC KWRI Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Zaidan Jauhari memberikan santunan kepada Penyandang Cacat Genetik penyakit langka Sindrom Crouzon kepada Bachtiar Paris warga Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU, Senin (05/12/2022).

Ketua DPC KWRI Kabupaten OKU Zaidan Jauhari mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk bulan bakti KWRI, yang bertepatan di hari jadi HUT Baturaja Post dan HUT KWRI.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu. Berdasarkan informasi melalui media sosial Facebook yang di upload dari pihak Yayasan Kita Bisa beberapa hari lalu, terkait pengalangan dana buat operasi Bachtiar Paris yang mengalami penyakit Langka Sindrom Crouzon, dengan adanya informasi tersebut maka tergugah la hati kami untuk memberikan santunan,”ujarnya.

Dikatakan Zaidan, adapun rangkaian kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati HUT KWRI dan HUT Baturaja Post yang akan berlangsung sampai tanggal 15 Desember 2022.

“Selain kita melaksanakan kegiatan bakti sosial, kita juga akan berikan santunan di beberapa panti asuhan yang ada di wilayah OKU, selanjutnya kita beri santunan ke loper – loper koran, serta memberikan santunan kepada orang yang layak di bantu, selain melakukan kegiatan tersebut di pucak acara Hut KWRI dan Hut Baturaja Post pada 15 Desember 2022, kita juga mengadakan sunatan masal kepada masyarakat yang kurang mampu,”ungkapnya.

Sementara itu Sopian ayah dari Bachtiar Paris mengatakan kondisi anaknya mengalami penyakit Langka Sindrom Crouzon sejak dari kecil.

Sopian mengaku sebelumnya ia suda membawa anaknya ke Rumah Sakit Santo Antonio Baturaja untuk berkonsultasi terkait penyakit yang dialami anaknya, dari rumah sakit menyarankan anak nya untuk di operasi, yang mana operasi itu di rujuk di salah satu rumah sakit yang ada di Palembang dan perkirakan menelan dana sebesar 204 jutaan

“Disaat itu saya merasa pasrah dan sudah bingung untuk mencari uang sebanyak itu dari mana, Alhamdulilah pas waktu saya di rumah sakit tersebut, saya mendapatkan informasi bahwa ada yang bisa membantu mencarikan biaya untuk operasi dengan melalui yayasan kita bisa,”ungkapnya.

Lanjut dikatakannya, dari itu pihak Yayasan Kita bisa, langsung menghubungi Sopian dan langsung melakukan pengalangan dana dengan cara menyebarluaskan Bachtiar Paris di media sosial untuk pengalangan dana.

“Kemarin saya mendapatkan informasi dari pihak yayasan, bahwa untuk pengalangan dana biaya oprasi suda siap untuk oprasi awal, selanjutnya anak saya akan dilakukan oprasi pada tanggal 17 Desember 2022,”ujarnya.

Dikatakan sopian, untuk oprasi anaknya di haruskan 3 kali oprasi, sedangkan dari pihak yayasan kita bisa, hanya bisa membantu pengalangan dana satu kali oprasi.

“Untuk oprasi selanjutnya saya membutuhkan bantuan orang baik, untuk mencukupi biaya oprasi yang ke 2, maka dari itu saya sangat membutuhkan bantuan uluran tangan dari pemerintah kabupaten OKU, atau orang baik yang sudi untuk membatu kami,” pungkasnya. (HRS)

Sekedar informasi bagi anda yang ingin menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu menyumbangkan dana untuk biaya operasi kepada Bachtiar Paris Penyandang Cacat Genetik penyakit langka Sindrom Crouzon bisa transfer melalui rekening BRI Simpedes 560601011528531 tas nama TUMINEM, atau hubungi di No Hp 085267100355 atas nama pak sopian.

Laporan :ALI S/tim

Tinggalkan Balasan