Bank Sampah Madiun Sabet Prestasi Tingkat Provinsi

Filesatu.co.id, Madiun | Pemkab Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar pembinaan pengolahan sampah. Bertempat di gedung pkk Desa Tiron Kecamatan Madiun, kegiatan digelar, Rabu (21/12/2022).

 

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kegiatan, Siyam Sumartini, Kasi penyuluhan Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, Kristiyan Antarriksa Kepala Desa Tiron, ketua TP PKK Desa Tiron beserta puluhan Kader Bank Sampah Tiron Maju Asri.

Setelah mengantongi peringkat ke-9 dari top 45 pada lomba Kovablik tingkat provinsi, tahun 2023 nanti Bank Sampah Madiun dipastikan melaju ke jenjang nasional. Progres positif ini tak lepas dari peran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun sebagai inovator para kader Bank Sampah.

Dibawah nahkoda Edy Bintarjo, DLH Kabupaten Madiun secara konsisten memberikan binaan dari kepada para kader bank sampah agar tetap maju, kompak dan terus semangat dalam mengelola sampah menjadi pundi-pundi rupiah. Apalagi, bank sampah di Kabupaten Madiun sudah menjalin MoU dengan Pegadaian guna mengimplementasikan program Merambah Emas (Merubah Sampah Menjadi Emas).

Mewakili Kepala Dinas, Siyam Sumartini, Kasi penyuluhan Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun mengatakan, Kabupaten Madiun berhasil meraih peringkat 9 dari top 45 Kovablik, dengan pencapaian ini, Madiun berpeluang melaju ke tingkat nasional.

“Tingkat provinsi lomba Kovablik kita masuk top 45, pada saat pameran inovasi kemarin, ternyata kita peringkat 9 dari top 45, otomatis melenggang ke nasional. Kalau provinsi namanya Kovablik, nasional nanti namanya Sinovik,” terang Siyam, Rabu (21/12/2022).

Hadirnya program merambah emas pada bank sampah, lanjut Siyam, memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga.

“Manfaat yang pertama yaitu merubah perilaku masyarakat untuk peduli dengan sampahnya sendiri, kedua mengurangi volume sampah dari masyarakat baik di TPS maupun di TPA, yang ketiga terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat dengan adanya ekonomi kerakyatan, dari sampah ditabung ke bank sampah jadi uang, sementara segi ekonomi kreatif yaitu dari daur ulang sampah, mengkreasikan sampah agar memiliki daya jual,” imbuh Siyam.

Konsep yang melekat pada bank sampah sangatlah sederhana. Namun, dampak yang dirasakan oleh masyarakat sangat luar biasa.

“Berkat kita menggandeng pegadaian, kita berhasil meraih top 9 kovablik, dengan inovasi merambah emas, tak ada lagi sisa-sisa residu sampah, semua bisa dijadikan tabungan dalam bentuk emas, jadi untuk mendulang emas, kita tak perlu jauh-jauh menambang ke papua sana, cukup disini saja kita bisa menghasilkan emas,” tutup Siyam.

Sementara itu, Kristiyan selaku Kades Tiron sangat mengapresiasi para kader bank sampah. Atas semangat dan kekompakan para kader, bank Sampah Tiron berpeluang mengangkat Kabupaten Madiun ke tingkat nasional.

“Kami atas nama pemerintah Desa sangat mengapresiasi para kader bank sampah, terimakasih atas semangatnya, kekompakannya, terimakasih juga kepada Bu Siyam dari Dinas Lingkungan Hidup, Desa Tiron berpeluang mendapat prestasi tingkat nasional, mudah-mudahan tahun depan bank sampah kita masuk nominasi,” harap Kristian.

Tinggalkan Balasan