Dalam sambutannya, legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) X (Karawang-Purwakarta) ini menekankan bahwa pemuda adalah pemegang estafet kepemimpinan masa depan. Oleh karena itu, bekal pemahaman, keterampilan, dan pelatihan berkelanjutan menjadi hal yang krusial.
“Generasi tua pasti akan tergantikan. Pemuda harus siap mengambil alih peran strategis. Di tengah pesatnya digitalisasi, pemuda harus mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung program pemerintah dan kemajuan daerah,” ujar Sri Rahayu.
Ia juga mengingatkan agar para pelajar tidak terjebak dalam tren digital yang tidak produktif. Menurutnya, tanpa kemampuan adaptasi yang kuat, generasi muda Indonesia berisiko tertinggal dari negara lain.
“Jangan sampai hanya terbuai tren yang kurang bermanfaat. Pemuda harus menjadi garda terdepan dan membangun lingkaran pergaulan yang positif. Saya berharap kegiatan ini membentuk pemuda yang berdaya, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.
Kepala SMAN 1 Lemahabang, Tata Suwanta, menyambut hangat kehadiran Sri Rahayu. Ia berharap kunjungan wakil rakyat ini dapat memberikan wawasan politik praktis yang positif bagi para siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Hj. Sri Rahayu untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Pendidikan politik sejak dini sangat penting bagi mereka,” ungkap Tata
Kegiatan ini juga menghadirkan Dekan Fasilkom Unsika, Dr. Oman Komarudin, sebagai narasumber. Dalam paparannya, Dr. Oman membedah pentingnya menjadi pelajar yang cerdas secara digital.
“Kami berharap pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya dengan bijak dan cerdas di tengah arus digitalisasi yang masif,” jelasnya.
Acara yang berlangsung interaktif ini ditutup dengan sesi motivasi, tanya jawab, dan foto bersama. Sri Rahayu berpesan agar para pelajar terus mengembangkan diri dengan integritas dan jiwa nasionalisme yang tinggi demi membawa perubahan positif bagi bangsa. ***





