Libur Sekolah Yayasan Pumma Lestari Bali Gelar Khitanan Masal

  • Whatsapp

FILESATU.CO.ID (DENPASAR-BALI) – Bertepatan dengan libur semester ganjil sekaligus peringati Maulid Nabi Muhammad SAW ,yayasan Pumma Lestari Bali gelar khitanan masal anak dari keluarga yang terdampak covid-19.

Demikian dikatakan Ketua Panitia Khitanan Massal Tahun 2020 Sugeng Hariyadi, khitan masal yang diikuti sekitar 35 anak di jalan Cargo taman v/ no 6 Denpasar, Minggu ( 20/12/20)

Bacaan Lainnya

” secara kebetulan mereka ( anak) ada kesempatan hari libur sehingga kompak dan para peserta khitanan tidak di pungut biaya sama sekali gratis,bahkan masih dikasih bingkisan,” ungkapnya.

Kegiatan yang di dukung para donatur merupakan kegiatan yang pertama sesuai program jangka pendek yayasan Puma Lestari Bali.

” acara berjalan dengan baik dan lancar tentu saya mengucapkan banyak terimakasih para donatur yang telah membatunya,” tambahnya.

Sementara Ketua Umum Yayasan Pumma Lestari Bali,Muhammad.Junaedhi Rachman,SE,mengatakan ,bahwa ada 4 tujuan kegiatan yang di laksananakan oleh Yayasan,Pertama Kegiatan Keagamaan, Kedua Kegiatan Pendikan,Ketiga Kegiatan Sosial dan yang ke Empat Kegiatan kemanusian.

“Kegiatan khitanan massal ini merupakan kegiatan yang pertama dilakukan,sesuai dengan program kerja jangka pendek sebagaimana dengan hasil Rapat Kerja Yayasan pada yanggal 27 September 2020 ,” katanya.

Lanjut Junaidi,Yayasan Pumma Lestari Bali bediri 11 Maret 2018,yang dahulu bernama Paguyuban Umat Muslim Banjar Umasari, dalam kegiatannya telah banyak yang dilaksanakan.

“memberikan bantuan sembako bagi para duafa/fakir miskin dan anak2 yatim
Kegiatan lain memberikan bantuan kepada warga yang terdampak covid 19 dan donor darah yang di laksanakan rutin setiap 3 bulan sekali,”imbuhnya

“semua kegiatan yang dilakukan tidak hanya untuk ummat muslim saja tetapi jugan untuk umat yang non muslim,sebagaimana khitanann massal ini juga di ikuti oleh anak anak non muslim,” pungkasnya.

Hadir dalam giat tersebut, wakil walikota Denpasar ,Babinkamtibmas dan aparat Desa setempat, dengan mengikuti protokol kesehatan covid 19.

Laporan : Benthar/Simson



Tinggalkan Balasan