Filesatu.co.id, Sidoarjo | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat menindaklanjuti musibah kebakaran yang menimpa rumah milik Suliyadi, warga Dusun Tanggungan Lor, Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Setelah kejadian kebakaran pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, Bupati Sidoarjo bersama sejumlah dinas terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati hadir bersama BAZNAS, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Forkopimcam Tulangan, pemerintah desa, Banser, GRIB JAYA Sidoarjo, serta sejumlah elemen masyarakat. Kehadiran rombongan bertujuan memastikan kondisi keluarga korban sekaligus menyiapkan langkah pemulihan pascakebakaran.
Bupati Sidoarjo menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan dukungan dan bantuan agar keluarga korban dapat segera bangkit dari musibah yang dialami. Selain membantu penanganan rumah yang terbakar, pemerintah juga memastikan dokumen penting milik keluarga korban, khususnya ijazah dan berkas pendidikan, akan dibantu proses penerbitan kembali.
“Kami hadir memberikan support dan dukungan kepada keluarga korban. Terkait ijazah dan dokumen pendidikan yang terbakar nanti akan dibantu diterbitkan kembali melalui dinas terkait,” ujar Bupati saat meninjau lokasi kebakaran.
Selain itu, pemerintah daerah juga berencana membantu pembangunan kembali rumah korban. Menurut penjelasan Bupati, proses pemulihan direncanakan mulai dilakukan pada Senin, 25 Mei 2026, setelah dilakukan penyesuaian kebutuhan dan kondisi bangunan di lapangan. Material bangunan nantinya akan disesuaikan agar rumah lebih aman dan layak ditempati kembali.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi, memastikan pihaknya siap membantu penyelesaian administrasi pendidikan yang terdampak kebakaran.
“Kami akan membantu penyelesaian terkait ijazah dan berkas-berkas pendidikan keluarga korban,” ungkapnya kepada awak media.
Di lokasi yang sama, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino, enggan memberikan keterangan karena harus meninggalkan lokasi dengan keterangan terburu-buru lain tempat.
Diketahui, kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar isi rumah milik Suliyadi, termasuk dokumen penting keluarga, perlengkapan sekolah anak, pakaian, serta perabot rumah tangga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih menunggu penanganan dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait. Warga sekitar bersama relawan juga terus bergotong royong membantu membersihkan puing-puing kebakaran serta menyalurkan bantuan kepada keluarga korban.










