Filesatu.co.id, KARAWANG | Kepedulian nyata terhadap anak-anak berkebutuhan khusus kembali ditunjukkan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Hj. Sri Rahayu, S.H. Dalam kunjungan sosialnya ke Yayasan Sultan KH Hasanudin Jalil di Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Kamis (11/6/2026), Sri Rahayu menyaksikan langsung kondisi memprihatinkan seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Cahaya.
Kunjungan tersebut berlangsung penuh kehangatan namun diselimuti rasa haru. Saat berinteraksi langsung di ruangan tempat Cahaya beristirahat, Sri Rahayu tampak tersentuh melihat ketegaran bocah tersebut. Di tengah keterbatasan fasilitas kamar dan tempat tidur yang jauh dari kata ideal, Cahaya tetap mengulas senyum ramah yang menjadi sumber inspirasi bagi siapa saja yang datang berkunjung.
Selain memberikan motivasi dan kasih sayang kepada Cahaya, legislator senior Golkar ini juga berdialog mendalam dengan pengurus yayasan, Siti Zhohrah. Lewat perbincangan itu, terungkap bahwa yayasan sosial ini masih terseok-seok memenuhi kebutuhan operasional, sarana pendukung, hingga fasilitas pengasuhan yang layak bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi Cahaya. Anak-anak seperti dia membutuhkan perhatian, lingkungan yang nyaman, dan kasih sayang dari kita semua. Kepedulian terhadap anak disabilitas tidak boleh berhenti pada rasa simpati semata, melainkan harus diwujudkan dalam langkah nyata agar mereka mendapatkan hak hidup layak,” ujar Sri Rahayu dengan nada terenyuh.
Siti Zhohrah menjelaskan bahwa Cahaya merupakan salah satu penghuni yang memerlukan perhatian ekstra demi menjaga kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasarnya. Kendati sarana yang dimiliki yayasan sangat terbatas, para pengurus tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan landasan kesabaran dan keikhlasan.
Menanggapi tantangan tersebut, Sri Rahayu menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak kelompok disabilitas merupakan tanggung jawab kolektif. Kisah keteguhan Cahaya harus menjadi momentum penting untuk menggugah kesadaran publik, pemerintah, lembaga sosial, hingga dunia usaha.
Ia berharap sinergi dan aksi gotong royong lintas sektor dapat segera terwujud untuk membantu yayasan-yayasan yang tulus bergerak di bidang perlindungan sosial ini. Menurut Sri Rahayu, perhatian sekecil apa pun dari masyarakat dalam membangun lingkungan yang inklusif akan membawa perubahan masif bagi masa depan anak-anak disabilitas di Kabupaten Karawang.***










