Anggota DPR RI Nurhadi Gandeng BPOM Majukan Potensi UMKM di Kecamatan Talun Blitar

Filesatu.co.id, Blitar| Kecamatan Talun salah satu dari sekian kecamatan yang ada di kabupaten Blitar, yang memiliki ribuan Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) yang banyak bergerak di bidang pangan olahan. Dipilih oleh partai Nasdem dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk diberikan wawasan lebih, agar dalam menjalankan usahanya lebih inovatif dan sesuai standar nasional.

Bacaan Lainnya

Bertempat di Pendopo Balai Desa Pasir, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, diadakan sosialisasi yang dilaksanakan oleh BPOM Pusat dengan mitra kerja komisi IX DPR RI. Sosialisasi dihadiri sebanyak kurang lebih150 peserta dari seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Talun. Terlihat peserta antusias mengikuti acara sosialisasi tersebut. Minggu, (20/03/2022).

Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi, S.Pd, mengatakan, “Melalui sosialisasi ini, diharapkan bisa memberikan ruang komunikasi dan edukasi bagi para pelaku bisnis berbasis UMKM yang ada di kecamatan Talun pada khususnya, bagaimana menjalankan bidang pangan olahan ini, serta bagaimana untuk legalitasnya bisa dimiliki dengan mudah,” tuturnya.

Filesatu.co.id, foto: Ket Foto: Anggota DPR RI Nurhadi Gandeng BPOM Sosialisasi Kualitas Produk Olahan Pangan dan Permudah Perijinan untuk usaha UMKM di kabupaten Blitar

 

Nurhadi menjelaskan, “BPOM adalah mitra strategis komisi IX DPR RI dan sebagai pendampingan pelaku usaha UMKM yang sulit tumbuh berkembang, karena mungkin dari sisi kwalitas produk belum memenuhi standar nasional. Untuk itu nanti akan diberikan sosialisasi bagaimana dari membuat sebuah produk makanan, kemasan, label kemasan dan masa kadaluarsa,” jelasnya.

Nurhadi melanjutkan, “Kepada temen-temen UMKM jangan takut untuk selalu bersinergi dengan BPOM ini, ketika memang produk di pasaran itu ada yang kadaluarsa, perusahaan kecil atau rumahan, jika produk itu tidak sesuai dengan izin edar, justru kita dorong BPOM untuk melakukan pendampingan di sektor usaha UMKM ini,” lanjutnya.

“Bidang usaha UMKM yang jumlahnya mencapai jutaan di Indonesia yang merupakan juga soko guru perekonomian nasional, tentu dituntut terjamin kualitas produknya, sehingga kalau dikonsumsi tidak ada efek samping negatif justru kalau itu kualitasnya bagus bisa menambah menambah penjualan. Sedangkan untuk masalah perizinan jangan takut untuk terus berkarya berkreativitas yang sesuai dengan bidang usahanya, kami partai Nasdem siap mengawal,” tegas Nurhadi.

Nurhadi juga berharap, “Dalam situasi pandemi seperti sekarang, banyak ibu-ibu serta anak muda yang menekuni usaha makanan. Sosialisasi tentang keamanan pangan dan perijinan edarnya, semoga bermanfaat karena dapat menambah wawasan kita.” Tutupnya.(Pram).



Tinggalkan Balasan