Aksi Sunyi Polwan di Benoa: Bersihkan Sampah di Tangga Pura, Wujud Nyata Bhakti dan Kepedulian

Penulis: Fajar S

Filesatu.co.id, Denpasar – Sebuah aksi sederhana namun sarat makna terlihat di kawasan Pelabuhan Benoa pada Minggu (5/4/2026). Seorang polisi wanita dari Polres Bangli, Aipda Ni Luh Putu Eka Punawyanti, S.H., menunjukkan kepeduliannya dengan membersihkan sampah yang menumpuk di tangga Pura Kiak Kiak.

 

Bacaan Lainnya

Di pagi yang tenang, ia tampak bekerja seorang diri, memungut sampah yang berserakan di anak tangga pura. Tindakan tersebut bukan hanya sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mencerminkan rasa hormat dan bhakti terhadap tempat suci umat Hindu di Bali.

 

Sampah yang sebelumnya memenuhi akses menuju pura, diduga terbawa angin dan arus laut, perlahan dibersihkan. Dengan penuh ketelatenan, Aipda Niluh memastikan tangga pura kembali bersih dan nyaman dilalui oleh para pemedek yang hendak bersembahyang.

 

Setelah menyelesaikan kegiatan tersebut, ia melanjutkan dengan melaksanakan persembahyangan Banyupinaruh di Pura Kiak Kiak. Suasana sakral terasa menyatu dengan semilir angin laut dan keindahan alam kawasan Benoa.

 

Pura Kiak Kiak sendiri berada di lokasi yang unik, tepat di seberang Pelabuhan Benoa. Untuk mencapainya, pengunjung harus melewati jalur kawasan proyek pelabuhan dan meminta izin kepada petugas keamanan setempat.

 

Perjalanan menuju pura menyuguhkan pemandangan alam yang memikat, mulai dari hamparan hutan mangrove, udara laut yang segar, hingga deretan kapal yang bersandar di pelabuhan. Dalam waktu sekitar 10 menit, pura yang berdiri anggun di tengah laut mulai terlihat, menawarkan panorama yang menenangkan sekaligus sakral.

 

Dari lokasi tersebut, pengunjung juga dapat melihat bentangan Tol Bali Mandara di kejauhan, menambah keindahan lanskap kawasan tersebut.

 

Aksi yang dilakukan Aipda Ni Luh Putu Eka Punawyanti menjadi contoh bahwa pengabdian anggota Polri tidak terbatas pada tugas menjaga keamanan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian tempat suci.

 

Ketulusan yang ditunjukkan melalui tindakan sederhana ini menjadi inspirasi, bahwa menjaga kebersihan dan kesucian pura adalah tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *