Filesatu.co.id, SIDOARJO | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercayakan Ir. M. Bachruni Aryawan, MM. untuk mengemban amanah sebagai Komisaris PT BPR Delta Artha Perseroda dari unsur pemerintah daerah. Penetapan itu menandai langkah baru Pemkab Sidoarjo dalam memperkuat good corporate governance di tubuh badan usaha milik daerah (BUMD), khususnya pada sektor perbankan yang memiliki fungsi strategis dalam menopang perekonomian lokal.
Nama Bachruni diumumkan sebagai komisaris terpilih pada Rabu (8/7/2026), setelah melalui rangkaian seleksi yang berlangsung sejak April 2026. Proses tersebut meliputi seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, hingga wawancara akhir bersama kepala daerah.
Tak hanya menetapkan Bachruni, Panitia Seleksi Calon Anggota Komisaris dan Direksi PT BPR Delta Artha juga mengumumkan Indah Narah Cahyani, SE sebagai Komisaris Independen, serta Sumarhadi Purwanto, SE sebagai Direktur Operasional dan Bisnis.
Pengumuman itu tertuang dalam surat bernomor 900.1.13.2/8356/438.2.2.1/2026 yang merujuk pada Berita Acara Hasil Wawancara Akhir Calon Anggota Komisaris dan Direksi PT BPR Delta Artha bersama Bupati Sidoarjo, Subandi.
Dalam pengumuman yang ditandatangani Bupati Subandi pada 7 Juli 2026 disebutkan, calon anggota komisaris dan direksi terpilih selanjutnya akan diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan.
Penunjukan Bachruni dinilai merepresentasikan kepercayaan pemerintah daerah kepada birokrat senior yang memiliki rekam jejak panjang di sektor infrastruktur dan tata kelola pemerintahan. Saat ini Bachruni masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) Kabupaten Sidoarjo.
Dalam proses seleksi, Bachruni bersaing dengan tiga pejabat senior lain, yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Dr. Tirto Adi, Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah Noer Rochmawati, serta Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Benny Airlangga Yogaswara. Keempatnya memperoleh izin dari Bupati untuk mengikuti seleksi.
Dari sisi karier, Bachruni dikenal sebagai aparatur yang lama berkiprah di bidang pekerjaan umum. Sementara Noer Rochmawati memiliki pengalaman kuat di sektor keuangan dan pernah memimpin Dinas Komunikasi dan Informatika. Tirto Adi dikenal sebagai figur pendidikan dan literasi, sedangkan Benny Airlangga memiliki pengalaman di bidang birokrasi pemerintahan dan perhubungan.
Dengan komposisi baru ini, publik menaruh harapan agar BPR Delta Artha mampu memperkuat profesionalisme, memperluas layanan, dan menjaga institutional credibility sebagai BUMD yang sehat, akuntabel, dan adaptif terhadap tantangan sektor keuangan daerah.***










