Filesatu.co.id, SIDOARJO | PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menegaskan bahwa kesuksesan Program Strategis Nasional (PSN) ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan sinergi aktif dari pihak swasta. Saat ini, pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Sidoarjo menunjukkan progres yang signifikan dengan 58 gerai telah rampung 100 persen, sementara 155 gerai lainnya dari total 213 sasaran masih dalam tahap penyelesaian.
Langkah percepatan ini menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi yang digelar pada Senin (11/5/2026), yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ainun Amalia, serta jajaran kepala dinas terkait. Salah satu agenda krusial dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan pembangunan gerai KDKMP di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, yang saat ini memerlukan dukungan aksesibilitas lahan.
Dalam rapat tersebut, Bupati Subandi secara khusus mengundang manajemen pengembang Perumahan Delta Sari, Suryandanu, untuk berkolaborasi mengenai penyediaan akses jalan. Mengingat lokasi gerai di Desa Ngingas sangat strategis namun masih tertutup secara visual bagi pengguna jalan, Bupati berharap pihak pengembang dapat memberikan izin pemanfaatan lahan fasilitas umum (fasum) sebagai jalan tembus.
“Kami meminta dukungan dari pengembang Delta Sari untuk membantu Pak Kades agar program Presiden ini segera berjalan. Mari kita duduk bersama menyelesaikan persoalan akses ini demi kepentingan masyarakat,” ujar H. Subandi.
Merespons ajakan tersebut, manajemen Perumahan Delta Sari menyambut baik dan menyatakan dukungan penuh secara prinsip. Suryandanu menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi secara teknis di lapangan bersama Pemerintah Desa Ngingas untuk menentukan titik akses jalan yang paling efektif bagi operasional koperasi nantinya. Sinergi ini diharapkan menjadi solusi bagi pembangunan gerai Desa Ngingas yang progresnya saat ini masih berada di angka 6,65 persen.
Keberhasilan Sidoarjo dalam mengawal program KDKMP ini bahkan telah menarik perhatian serius dari pemerintah pusat. Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, mengungkapkan bahwa progres pembangunan di Sidoarjo telah dikunjungi dan diapresiasi oleh empat kementerian serta BPKP. Standar pengerjaan yang tepat waktu dan tepat mutu membuat Sidoarjo diproyeksikan menjadi percontohan nasional. Dengan apresiasi tersebut, Pemkab Sidoarjo kian optimis bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan sektor swasta akan membawa dampak ekonomi nyata melalui penguatan koperasi di tingkat desa.***










