Filesatu.co.id, Madiun | PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 7 Madiun menutup Posko Angkutan Lebaran 2026 pada Senin (30/3/2026) setelah berlangsung selama 18 hari sejak 11 Maret 2026.
Selama periode tersebut, KAI Daop 7 Madiun mencatat total 454.266 pelanggan, terdiri dari 215.899 pelanggan naik dan 238.367 pelanggan turun. Jumlah pelanggan naik meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 200.727 pelanggan, sementara kedatangan naik 6 persen dari 225.846 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan dan pihak terkait atas kelancaran penyelenggaraan angkutan Lebaran.
“KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat aktif dalam Posko Angkutan Lebaran 2026, sehingga secara umum berjalan dengan selamat, aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.
Puncak arus penumpang terjadi pada H2+2 Lebaran, Selasa (24/3/2026), dengan total 17.758 pelanggan diberangkatkan dari 13 stasiun di wilayah Daop 7 Madiun.
Untuk meningkatkan layanan, KAI Daop 7 menghadirkan sejumlah inovasi, antara lain pengoperasian KA tambahan, fasilitas face recognition, serta penyediaan water dispenser di sejumlah stasiun.
Selain itu, program loyalitas juga dilakukan melalui pembagian takjil gratis dan suvenir kepada pelanggan selama Ramadan.
Meski posko telah berakhir, masa Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung hingga 1 April 2026. KAI mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya.(hms/anwar)





