Warga Sumberwuluh Dukung Tanggul Lahar Semeru: Ganti Rugi Lahan Selesaikan

Filesatu.co.id, Lumajang | Masyarakat Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan tanggul penahan lahar Gunung Semeru. Dukungan itu disampaikan dengan syarat persoalan ganti rugi lahan warga yang terdampak segera diselesaikan.

Bacaan Lainnya

Warga Sumberwuluh, Nur Holik, menilai proyek tanggul penting untuk melindungi permukiman dan lahan masyarakat dari ancaman lahar Semeru yang kerap terjadi setiap tahun.

“Kami mendukung penuh pembangunan tanggul penahan lahar ini. Ini demi keselamatan warga yang setiap tahun terancam lahar,” ujarnya. Pada awak media Selasa (26/5/2026).

Ia menekankan lahan milik warga yang bersertifikat dan masuk dalam area proyek harus diselesaikan ganti ruginya sesuai ketentuan. Menurutnya, langkah ini penting agar tidak menimbulkan konflik dan menghambat jalannya proyek.

“Jangan sampai warga yang lahannya terkena proyek merasa dirugikan. Selesaikan dulu ganti ruginya secara transparan dan adil, supaya proyek bisa berjalan sesuai harapan dan tidak ada hambatan di lapangan,” tegasnya.

Nur Holik menyatakan siap mengawal proses tersebut agar berjalan sesuai aturan dan kepentingan masyarakat terlindungi. Ia juga meminta pemerintah dan instansi terkait membuka komunikasi dengan warga terdampak.

Koordinator Lapangan Balai Besar Wilayah Sungai BBWS Brantas, Nur Afandi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala dusun setempat untuk mengumpulkan data terkait pembebasan lahan.

“Ada wacana pembebasan lahan. Itu sudah kami sampaikan ke Brantas sebagai respon cepat. Ada asap, segera kami sampaikan sedianya tidak sampai muncul api,” katanya.

Nur Afandi berjanji akan segera mengumpulkan warga untuk membahas proses pembebasan lahan. Ia meminta dukungan masyarakat agar program berjalan lancar.

“Jadi program pembebasan lahan tetap berjalan. Namun, kami memohon waktu dan teman-teman yang bekerja mohon didukung,” ujarnya.

Proyek tersebut bernama Volcanic Disaster Risk Reduction Sector Loan Project Package dengan pendanaan dari JICA Loan IP-590. Penyedia jasa proyek adalah KSO Abipraya Artamas dengan waktu pelaksanaan 730 hari kalender. Saat ini pelaksanaan proyek sudah mulai berjalan dan sejumlah alat berat tampak beraktivitas di lokasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *