Filesatu.co.id, Madiun | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggelar Diklat Refreshing Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan KA selama dua hari, 8–9 April 2026, guna meningkatkan keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api.
Kegiatan ini diikuti unsur QC JJ 7A Madiun, tim SDM, SI, JJ, trainer, serta petugas unit jalan rel. QC JJ 7A Madiun, Wiranto, menyebut pelatihan ini bertujuan menyegarkan pemahaman petugas sekaligus meningkatkan kualitas kinerja di lapangan.
Materi diawali dengan pre-test, dilanjutkan pembekalan perawatan jalur, serta praktik lapangan berupa pemeriksaan komponen rel, wesel, dan pengukuran geometri jalur. Tim SI juga memberikan safety refreshing untuk memperkuat budaya keselamatan kerja.
Kegiatan ditutup dengan pemberian reward kepada peserta oleh AM Fasilitas Sarana Pemeliharaan Jalan Rel dan Jembatan, Faiq Wildan Hanif.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan menjaga keselamatan operasional.
“Melalui diklat refreshing ini, KAI terus memastikan bahwa seluruh petugas di lapangan memiliki kompetensi yang terjaga dan selalu mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap pekerjaan. Keandalan prasarana merupakan kunci utama dalam mendukung perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan tepat waktu,” ujar Tohari.
Ia menambahkan peningkatan kompetensi SDM menjadi fokus utama perusahaan.
“KAI secara konsisten melakukan pembinaan dan penguatan kapasitas SDM, khususnya di bidang perawatan jalur, agar seluruh operasional kereta api di wilayah Daop 7 Madiun dapat berjalan dengan optimal dan andal,” tambahnya.
KAI Daop 7 berharap pelatihan ini meningkatkan kompetensi teknis dan kesadaran keselamatan kerja guna menjaga keandalan prasarana serta menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api.(hms/anwar)










