Filesatu.co.id, MADIUN | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat kinerja positif pada angkutan penumpang selama Semester I Tahun 2026. Jumlah pelanggan yang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 7 mencapai 3.138.647 penumpang, meningkat 5,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2.978.273 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa terjadi kenaikan sebanyak 160.374 pelanggan dibandingkan Semester I Tahun 2025. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api.
“Terjadi peningkatan volume pelanggan pada periode Semester I Tahun 2026 di KAI Daop 7 Madiun sebanyak 160.374 pelanggan atau meningkat 5,4% dibandingkan periode Semester I Tahun 2025,” jelas Tohari, Minggu (5/7/2026).
Ia menilai, peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi yang dipercaya masyarakat karena mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan.
“Peningkatan kinerja angkutan penumpang Daop 7 Madiun pada Semester I Tahun 2026 ini tentunya sangat menggembirakan dan menunjukkan bahwa moda transportasi KA masih menjadi moda pilihan utama masyarakat dalam pilihan transportasi yang senantiasa mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan KA,” imbuhnya.
KAI Daop 7 Madiun menyebut, tren positif tersebut juga didukung berbagai inovasi pelayanan yang terus dikembangkan. Di antaranya pengoperasian rangkaian New Generation pada KA Bangunkarta dan KA Singasari, peninggian peron serta penambahan overcapping di Stasiun Blitar dan Stasiun Kediri, hingga penataan kawasan Stasiun Madiun yang saat ini masih berlangsung.
Transformasi layanan berbasis digital juga terus diperkuat. Stasiun Madiun kini telah menerapkan Face Recognition Boarding Gate yang memungkinkan pelanggan melakukan proses boarding cukup dengan pemindaian wajah tanpa perlu menunjukkan tiket maupun kartu identitas. Selain itu, KAI Daop 7 turut menghadirkan water station sebagai bagian dari dukungan terhadap program pembangunan berkelanjutan dengan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
Tohari menegaskan, berbagai pembaruan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
“Berbagai inovasi dan peningkatan fasilitas pelanggan, baik yang sudah dilakukan maupun yang akan terus dikembangkan, menjadi wujud komitmen KAI Daop 7 untuk menghadirkan service excellent yang memberikan nilai tambah dan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi massal kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” pungkasnya.
KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang terus mempercayakan perjalanan menggunakan kereta api.(hms/an)










