Latihan Gabungan KSR PMI ITS Mandala Gembleng 96 Anggota PMR Wira se-Kabupaten Jember

Penulis: Kartono
Editor: S.Pono Eno

Filesatu.co.id, Jember | Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Unit Institut Teknologi dan Sains Mandala Jember menggelar Latihan Gabungan PMR Wira se-Kabupaten Jember di Auditorium Kampus ITS Mandala, Sabtu (25/7/2026).

Bacaan Lainnya

Sebanyak 96 peserta dari berbagai SMA/MA sederajat di Kabupaten Jember mengikuti kegiatan ini. Fokus latihan tahun ini adalah peningkatan keterampilan khusus di bidang pertolongan pertama dan tandu darurat.

Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ITS Mandala, Dr. Agustin HP, SE., MM., yang hadir mewakili Rektor.

Dalam sambutannya, Dr. Agustin mengapresiasi peran aktif KSR PMI Unit ITS Mandala sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang berprestasi.

“KSR PMI Unit ITS Mandala merupakan salah satu UKM yang sangat aktif. Beberapa kali mendapatkan hibah dana dari Dikti untuk kegiatan pengabdian, salah satunya penanaman mangrove di Pantai Payangan Jember. Kami berharap latihan gabungan ini dapat meningkatkan kemampuan PMR Wira, khususnya dalam pertolongan pertama dan tandu darurat,” ujarnya.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Jember, Narto, STP., MM., juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus yang konsisten membina relawan kemanusiaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada ITS Mandala yang terus aktif membina KSR. Seperti kita ketahui, KSR dan PMR adalah relawan PMI yang menjadi ujung tombak pelayanan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi PMI,” kata Narto.

Ketua KSR PMI Unit ITS Mandala Jember, Alfina Damayanti, menjelaskan latihan ini dirancang secara intensif agar peserta siap diterjunkan di lapangan.

“Ada 96 peserta Latgab PMR Wira se-Kabupaten Jember dari berbagai sekolah SMA/MA. Mereka mendapatkan bimbingan langsung tentang pertolongan pertama dan tandu darurat dari pelatih profesional PMI Kabupaten Jember,” jelas Alfina.

Melalui Latgab ini, diharapkan anggota PMR Wira tidak hanya memahami teori kepalangmerahan, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan keterampilan praktis yang tangguh saat menghadapi situasi darurat di sekolah maupun di masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *