KAI Daop 7 Bergerak: Jalur Perlintasan di Blitar Dinormalisasi untuk Tekan Risiko Laka

Filesatu.co.id, Blitar | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun melakukan normalisasi jalur berupa penyempitan dan pematokan perlintasan sebidang di wilayah Kabupaten Blitar sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua titik perlintasan antara Stasiun Garum dan Stasiun Talun, tepatnya di Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, yakni JPL 171 Km 111+9/0 dan JPL 172 Km 112+3/4.

Bacaan Lainnya

Dalam pelaksanaannya, KAI melakukan pemasangan patok berbahan rel untuk membatasi dimensi kendaraan yang melintas sesuai fungsi jalan perlintasan.

Pada JPL 171, lebar jalan yang sebelumnya lebih dari tiga meter dipersempit menjadi sekitar 1,3 meter sehingga hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Sementara di JPL 172, lebar jalan dipersempit menjadi dua meter.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan serta mencegah kendaraan besar melintas di jalur yang tidak sesuai peruntukannya.

“Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap langkah normalisasi ini dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang,” ujar Tohari, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan normalisasi jalur ini melibatkan Tim Pengamanan Daop 7 Madiun dan Tim JR 7.11 Blitar dengan dukungan sejumlah pihak terkait, di antaranya Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Pemerintah Desa Pasirharjo, serta Babinkamtibmas setempat.

Selain melakukan penataan fisik jalur, KAI Daop 7 Madiun juga terus mengedukasi masyarakat terkait keselamatan di perlintasan sebidang melalui kampanye “BERTEMAN”, singkatan dari Berhenti, Tengok kiri-kanan, Aman, baru Berjalan.

KAI mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melintas ketika sinyal peringatan berbunyi maupun saat palang pintu mulai tertutup demi menjaga keselamatan bersama serta kelancaran perjalanan kereta api.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *