Filesatu.co.id, Sampang | Bupati Sampang H. Slamet Junaidi secara resmi melepas ribuan petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 se-Kabupaten Sampang dalam Apel Siaga dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi yang digelar di Pendopo Trunojoyo, Senin (15/6/2026).
Pelepasan tersebut menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Sampang yang akan berlangsung hingga 31 Agustus mendatang. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz, Forkopimda, kepala OPD, akademisi, pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta para petugas sensus.
Dalam sambutannya, Bupati Sampang yang akrab disapa Aba Idi menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang memiliki peran penting dalam memotret kondisi riil perekonomian masyarakat.
Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus tersebut akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, mulai dari peningkatan investasi, penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga percepatan penanggulangan kemiskinan.
“Data yang akurat akan melahirkan kebijakan yang tepat, dan kebijakan yang tepat akan menghasilkan pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Aba Idi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sampang yang selama ini konsisten menyediakan data statistik berkualitas sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Aba Idi memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Sampang. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,45 persen, menjadi yang tertinggi sejak masa pemulihan pascapandemi. Tingkat Pengangguran Terbuka berada di angka 2,44 persen, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 67,23.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan besar yang harus dihadapi, terutama angka kemiskinan yang masih berada di kisaran 20,61 persen.
Karena itu, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih rinci sehingga program pembangunan yang dijalankan pemerintah dapat lebih tepat sasaran.
“Data hasil sensus ini sangat penting untuk mewujudkan visi Sampang Hebat Bermartabat Plus. Saya menginstruksikan seluruh OPD, kecamatan, kelurahan hingga desa untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,” tegasnya.
Bupati juga mengajak perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, asosiasi pengusaha, tokoh agama, hingga insan pers untuk ikut menyukseskan pelaksanaan sensus dengan meningkatkan kesadaran masyarakat agar memberikan data usaha secara lengkap dan benar.
Kepada para petugas sensus, Aba Idi berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan yang humanis dan komunikatif saat melakukan pendataan di lapangan.
Dengan dimulainya Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Sampang berharap data yang terkumpul benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi daerah sehingga dapat menjadi pijakan bagi pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. (Fal)










