Filesatu.co.id, SIDOARJO | Alfia (24), perempuan asal Dusun Jatisari RT 03 RW 01, Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah berpamitan mengambil uang di ATM, kini telah ditemukan dalam kondisi selamat.
Pihak keluarga memastikan bahwa Alfia telah kembali dan berkumpul bersama keluarga. Seiring dengan ditemukannya yang bersangkutan, laporan orang hilang yang sebelumnya dibuat di Polsek Balongbendo juga telah dicabut secara resmi oleh pihak keluarga.
Sebelumnya, kasus tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat setelah keluarga melaporkan kehilangan Alfia ke Polsek Balongbendo dengan nomor laporan: B/1/V/2026/SPKT/Sek Balben/Restasda/Jtm.
Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa tersebut dipicu adanya kesalahpahaman internal keluarga sehingga Alfia memilih untuk sementara waktu meninggalkan rumah.
Selama tidak berada di rumah, Alfia diketahui tinggal di kediaman salah satu sahabat perempuannya dalam keadaan aman dan baik. Pihak keluarga menegaskan bahwa tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Kronologi awal bermula ketika Alfia pada Sabtu malam, 23 Mei 2026 sekitar pukul 20.00 WIB berpamitan kepada orang tuanya untuk mengambil uang di ATM terdekat dengan mengendarai sepeda motor Honda PCX warna merah maron bernomor polisi W 5573 NCX.
Namun setelah beberapa hari tidak kembali dan nomor telepon selulernya tidak dapat dihubungi, keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian guna membantu proses pencarian.
Setelah dilakukan komunikasi dan penelusuran lebih lanjut, Alfia akhirnya berhasil ditemukan dan dipastikan dalam kondisi sehat.
Pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian dan penyebaran informasi, khususnya kepada Polsek Balongbendo, pemerintah Desa Watesari, rekan-rekan media, serta masyarakat yang turut memberikan perhatian dan dukungan.
“Keluarga saat ini masih fokus memulihkan situasi dan kondisi internal keluarga agar kembali kondusif,” ujar salah satu perwakilan keluarga.
Keluarga juga berharap masyarakat tidak lagi berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait peristiwa tersebut demi menjaga privasi dan ketenangan semua pihak.***










