Filesatu.co.id,Baturaja | Upaya penyelesaian perselisihan antara serikat pekerja dan manajemen PT BNY kembali dilakukan melalui pertemuan yang melibatkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) serta pihak Kepolisian Resor (Polres), Rabu 26 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya mencari jalan keluar melalui perundingan tripartit sekaligus mencegah berlanjutnya aksi demonstrasi pekerja.
Dalam pertemuan itu, pihak serikat pekerja menyampaikan tiga tuntutan utama kepada PT BNY. Pertama, meminta karyawan yang diberhentikan mendapatkan pembayaran pesangon serta penghargaan masa kerja.
Kedua, serikat meminta perusahaan membayarkan hak lembur para pekerja sejak awal mereka bekerja. Ketiga, pekerja yang selama ini berstatus kontrak diminta untuk diangkat menjadi karyawan tetap.
Namun, pihak PT BNY belum memberikan keputusan terhadap tuntutan tersebut. Perwakilan perusahaan meminta waktu untuk menyampaikan dan membahas tuntutan serikat dengan pimpinan pusat PT BNY.
Serikat pekerja kemudian memberikan batas waktu kepada manajemen hingga pukul 24.00 WIB, Rabu malam, untuk memberikan kepastian terkait tuntutan yang diajukan.
Apabila hingga batas waktu tersebut tidak tercapai kesepakatan atau tidak ada keputusan dari pimpinan PT BNY untuk memenuhi tuntutan pekerja, serikat memastikan aksi demonstrasi akan kembali dilanjutkan pada Kamis (27/8) mulai pukul 07.00 WIB.
Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian melalui Kanit Satintelkam beserta anggota dan perwakilan Disnakertrans, Surya dan Edi, meminta agar persoalan antara pekerja dan perusahaan dapat diselesaikan melalui jalur perundingan sehingga tidak berkembang menjadi aksi massa.
Pertemuan dihadiri perwakilan serikat pekerja, yakni Husdi Hs, Husni Rahmat, Andy Setiawan serta pengurus Serikat Pekerja PT BNY. Sementara dari pihak PT BNY hadir Haryadi, Indra dan Antoni.
Hingga berita ini disusun, keputusan akhir dari pimpinan pusat PT BNY terkait tuntutan pekerja masih ditunggu. Batas waktu hingga tengah malam menjadi penentu apakah aksi demonstrasi akan kembali digelar pada Kamis pagi.***










