‎Pemkab Pamekasan Hidupkan Kembali Pemilihan Duta Daerah, Kacong Cebbhing, dan Putra-Putri Batik

Penulis: Afif R
Ket. Foto: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman.

Filesatu.co.id, Pamekasan| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) kembali menggelar Pemilihan Terpadu Duta Daerah, Kacong Cebbhing, serta Putra-Putri Batik Pamekasan 2026 di Taman Pendopo Agung Ronggosukowati atau Taman Aspirasi, Jalan Kabupaten, Sabtu (11/7/2026) malam.



‎Kegiatan yang menjadi salah satu agenda pembinaan generasi muda tersebut diikuti oleh pelajar SMA/sederajat, mahasiswa, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah di Madura dan Jawa Timur. Selain menjadi ajang pemilihan duta daerah, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang pengembangan kapasitas generasi muda dalam mempromosikan potensi Kabupaten Pamekasan.

‎Kepala Disporapar Pamekasan, Akmalul Firdaus, mengatakan penyelenggaraan pemilihan secara terpadu merupakan langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas pembinaan sekaligus memperkuat promosi sektor pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan batik khas Pamekasan.

Bacaan Lainnya
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Akmalul Firdaus

‎Menurutnya, penyatuan dua agenda dalam satu kegiatan juga merupakan implementasi prinsip efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan.

‎”Melalui penyelenggaraan terpadu ini, kualitas pembinaan tetap terjaga sekaligus tercipta sinergi program yang lebih efektif dan berdampak luas bagi promosi pariwisata, budaya, serta industri batik Pamekasan,” ujar Akmalul Firdaus.

‎Ia menjelaskan, terdapat lima tujuan utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pertama, menjaring pemuda yang memiliki karakter, wawasan, integritas, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah. Kedua, melahirkan duta yang mampu mempromosikan pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan batik Pamekasan.

‎Ketiga, menumbuhkan rasa cinta, kebanggaan, dan tanggung jawab terhadap daerah. Keempat, mendorong keterlibatan generasi muda dalam promosi daerah di tingkat regional maupun nasional. Kelima, meningkatkan partisipasi pemuda dalam pembangunan sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.

‎Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menilai para finalis yang tampil merupakan generasi muda terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan. Ia meminta masyarakat memandang kegiatan tersebut sebagai upaya membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

‎”Kami yakin, jika kemampuan yang ditunjukkan ini terus dikembangkan hingga ke jenjang perguruan tinggi, mereka akan menjadi kekuatan besar untuk membangun Pamekasan nanti,” kata Kholilurrahman.

‎Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Duta Wisata Provinsi Jawa Timur serta Duta Wisata dari kabupaten dan kota se-Madura. Menurutnya, kehadiran mereka menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Madura kepada masyarakat yang lebih luas.

‎Ia menambahkan, pemilihan Duta Daerah, Kacong Cebbhing, dan Putra-Putri Batik merupakan agenda tahunan yang sempat tidak diselenggarakan dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah Kabupaten Pamekasan berkomitmen menghidupkan kembali agenda tersebut dan mengembangkannya menjadi lebih berkualitas setiap tahun.

‎Selain menjadi sarana promosi daerah, kegiatan ini diharapkan mampu mengarahkan generasi muda pada aktivitas positif, mengembangkan potensi kepemimpinan, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat kepedulian terhadap pembangunan daerah.

‎”Pemilihan ini juga menjadi jalan positif mengarahkan minat generasi muda, sekaligus melindungi mereka dari bahaya kenakalan remaja, narkoba, serta masalah sosial lainnya yang saat ini mengancam,” pungkas Bupati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *