Viral Penganiayaan Wanita di Sampang, 3 Orang Dilaporkan

 

Filesatu.co.id, Sampang | Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, resmi dilaporkan ke kepolisian. Peristiwa tersebut semakin menjadi sorotan setelah rekaman video aksi kekerasan terhadap korban beredar luas dan viral di media sosial.

Bacaan Lainnya

Korban datang ke Mapolres Sampang pada Kamis (13/8/2026) siang dengan didampingi keluarga serta petugas dari Polsek Ketapang. Setibanya di Mapolres, korban langsung menuju ruang Unit Piket Satreskrim untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Lokasi kejadian berada di tempat praktik bidan mandiri di wilayah Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Peristiwa itu diduga bermula dari tuduhan perselingkuhan. Korban disebut mendapat tudingan sebagai perebut laki orang atau pelakor yang kemudian berujung pada aksi kekerasan terhadap dirinya.

Korban diketahui berinisial MR (27), seorang pekerja swasta asal Kecamatan Ketapang. Sementara tiga orang yang dilaporkan dalam perkara tersebut masing-masing berinisial H (29) yang disebut merupakan oknum bidan, S (45) yang merupakan ibu kandung H, serta seorang perempuan berinisial H (25).

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat korban mendapat perlakuan kasar dari sejumlah perempuan. Dalam rekaman tersebut, pakaian korban tampak berusaha ditarik atau dirobek. Korban juga diduga mendapat perlakuan kekerasan lainnya, termasuk pengolesan cabai ke bagian wajah hingga tubuhnya.

Korban yang terlihat dalam kondisi tidak berdaya bahkan beberapa kali meminta agar aksi tersebut dihentikan. Namun, berdasarkan rekaman yang beredar, kekerasan diduga terus berlangsung hingga warga sekitar datang dan melerai.

Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, membenarkan adanya laporan yang disampaikan korban terkait dugaan penganiayaan tersebut.

“Benar, korban didampingi pihak keluarga sudah membuat laporan, dan saat ini dalam proses penyelidikan,” ujar Fajri saat dikonfirmasi.

Saat ini penyidik Satreskrim Polres Sampang masih melakukan pendalaman, termasuk meminta keterangan dari korban dan mengumpulkan informasi terkait kronologi kejadian. Polisi juga akan menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil penyelidikan. (Fal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *