Filesatu.co.id, SIDOARJO | BUPATI Sidoarjo, Subandi, menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga korban kecelakaan di Jalan Lingkar Timur serta keluarga almarhum Kepala Desa Buncitan pada Jumat (8/5/2026).
Santunan pertama diberikan kepada keluarga almarhum Jumali, pekerja di Safe N Lock Estate Management yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Penyerahan dilakukan langsung di kediaman ahli waris, Perum Taman Candi Loka, Candi, Sidoarjo.
Bupati yang didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo dan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo, menyerahkan santunan secara simbolis kepada Sri Utami, istri almarhum. Total santunan yang diberikan mencapai Rp314.599.858, dengan rincian sebagai berikut:
- Santunan Kecelakaan Kerja: Rp249.193.968
- Santunan Berkala: Rp12.000.000
- Biaya Pemakaman: Rp10.000.000
- Saldo Jaminan Hari Tua (JHT): Rp43.405.890
“Musibah tidak ada yang tahu kapan datangnya. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita untuk lebih mawas diri. Pemerintah juga akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan terkait keselamatan kerja,” ujar Subandi.
Pada hari yang sama, Bupati juga bertakziah ke rumah duka almarhum Mujiyono, Kades Buncitan, di Swan Regency Graha Sedati Mas. Santunan BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp47.341.987 diserahkan kepada keluarga, yang meliputi Jaminan Kematian (JKM), JHT, dan Jaminan Pensiun.
Selain santunan tersebut, keluarga almarhum nantinya akan menerima Jaminan Pensiun berkala sebesar Rp411.400 setiap bulan.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa bertakziah ke kediaman almarhum Kades Mujiyono. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya.
Bupati Subandi menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo berkomitmen melindungi seluruh perangkat desa melalui program jaminan sosial. Saat ini, mulai dari Kepala Desa hingga Ketua RT telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang ditanggung sepenuhnya oleh APBD.
Cakupan Perlindungan di Sidoarjo:
- Aparat Desa: Kades hingga Ketua RT.
- Kader Posyandu: Seluruh kader telah ter- cover.
- Pekerja Rentan: Petani dan nelayan di wilayah Sidoarjo juga telah terlindungi.
“Pemerintah hadir untuk memberikan rasa aman. Program ini adalah bentuk dukungan nyata agar masyarakat, terutama keluarga yang ditinggalkan, memiliki sandaran ekonomi untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan anak,” pungkas Subandi.***










