Filesatu.co.id, Banyuwangi | Pekan Olahraga dan Seni Antar Madrasah Diniyah Takmiliyah ke-3 atau PORSADIN III FKDT Banyuwangi resmi dibuka Minggu, 28/6/2026. Pembukaan dilakukan Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi, Dr. H. Chaironi Hidayat, S.Ag., M.M., di Kampus Universitas Islam Cordoba dan Ponpes Mabadiul Ihsan.
Ajang tahunan ini jadi ruang kompetisi sekaligus pembinaan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah se-Banyuwangi. Tujuannya ganda: mengasah potensi akademik, seni, olahraga, sekaligus menguatkan karakter generasi muda Islam.
“Madrasah Diniyah punya peran penting membangun akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab santri. PORSADIN bukan sekadar lomba, tapi bagian dari pendidikan yang menanamkan sportivitas dan moralitas Islam,” tegas Dr. Chaironi dalam sambutannya. Ia juga mengapresiasi konsistensi FKDT Banyuwangi menghadirkan wadah bagi santri unjuk kemampuan.
Ketua DPC FKDT Banyuwangi, Ahmad Masruhan Hamidi, S.E.I., memastikan seluruh lomba berjalan sesuai juknis. Penilaian dilakukan terbuka, adil, dan akuntabel oleh dewan hakim kompeten.
Untuk cabang Al-Qur’an, juri menghadirkan Hj. Eva Suudah, http://S.Ag., Pengawas RA & Pembina LPTQ Banyuwangi, bersama Moh. Fauzan Anshori, S.H.I., M.M., Penghulu KUA Srono dan pengurus LKKNU Banyuwangi
.
Cabang Puisi Islami dinilai Syafaat, S.H., M.H.I. dari Lentera Sastra Banyuwangi, Siti Elok Faiqoh juara Liga Puisi Jawa Pos Radar Banyuwangi 2023, dan Firman Yunus, http://S.Pd. guru SD Islam Darussalam Blokagung. Indikator penilaiannya: penghayatan, artikulasi, intonasi, ekspresi, penampilan, hingga adab peserta.
Mengusung tema “Berkhidmah Bersama Madrasah Diniyah Membangun Karakter Bangsa”, PORSADIN III mempertandingkan 7 cabang: Tahfidz Juz Amma, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, MTQ, Murottal wal Imla’, Puisi Islami, dan Adzan.
Dukungan juga datang dari Pemkab. Hj. Dr. Lina Kamalin, M.Pd., Plt. Kabid Pendidikan Masyarakat Disdik Banyuwangi, hadir mewakili Plt. Kadisdik. Kehadirannya jadi simbol komitmen daerah menguatkan pendidikan keagamaan dan SDM berkarakter.
Dengan pelaksanaan yang tertib, jujur, dan profesional, PORSADIN diharapkan melahirkan santri berprestasi yang mengharumkan nama Banyuwangi di tingkat Provinsi Jatim. Sekaligus memperkuat eksistensi Madrasah Diniyah Takmiliyah sebagai pilar pendidikan Islam yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. (elk)










