FIlESATU.co. id, Banyuwangi | Masyarakat Banyuwangi segera punya akses layanan kesehatan modern. RSUD Genteng dalam waktu dekat akan mengoperasikan layanan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL), teknologi pemecah batu ginjal tanpa tindakan operasi.
Kehadiran ESWL menjawab kebutuhan warga akan penanganan batu ginjal yang efektif, aman, dan minim risiko. Selama ini pasien harus rujuk ke rumah sakit rujukan di luar daerah untuk mendapat terapi serupa.
Plt. Direktur RSUD Genteng dr. Sugiyo, M.Kes menjelaskan, investasi alat ESWL merupakan komitmen rumah sakit daerah untuk mendekatkan layanan spesialistik ke masyarakat.
“Ini langkah maju RSUD Genteng dalam meningkatkan pelayanan. Fokus kami bagaimana pasien dapat penanganan cepat, aman, dan bisa segera kembali ke aktivitas normal,” ujar dr. Sugiyo saat dikonfirmasi media ini. Senin (21/04/2026).
Dokter Spesialis Urologi RSUD Genteng dr. Yulian Salis Patriawan, Sp.U menambahkan, ESWL bekerja dengan prinsip gelombang kejut frekuensi tinggi yang ditembakkan dari luar tubuh untuk menghancurkan batu menjadi fragmen kecil. Fragmen itu kemudian keluar bersama urine secara alami.
“Keunggulannya tindakan non-invasif. Tidak ada pembedahan, tidak ada sayatan, sehingga tidak merusak jaringan tubuh lain. Pasien tidak perlu rawat inap dan bisa langsung pulang setelah tindakan. Kami menyebutnya rawat jalan,” jelas dr. Yulian.
Untuk perlu diketahui, ESWL di RSUD Genteng dapat digunakan untuk menangani, Batu ginjal, Batu saluran kemih/ureter dan Batu kandung kemih pada kasus tertentu
Namun dr. Yulian menekankan, ESWL paling efektif untuk batu berukuran kurang dari 2 cm dan harus sesuai indikasi medis setelah evaluasi dokter urologi. Tidak semua jenis dan lokasi batu bisa ditangani dengan ESWL.
Keunggulan dibanding operasi konvensional
1. Tanpa pembedahan & anestesi umum. Pasien tetap sadar, hanya diberi obat pereda nyeri
2. Minim luka & infeksi, karena tidak ada sayatan
3. Risiko komplikasi lebih rendah dibanding operasi terbuka
4. Durasi tindakan singkat sekitar 45-60 menit per sesi
5. Pemulihan cepat, yakni pasien bisa beraktivitas 1-2 hari setelah tindakan
6. Efisiensi biaya, pasien tidak perlu biaya rawat inap
Tahap Persiapan & Jadwal Layanan
Bahkan, kata dr Yulian, saat ini RSUD Genteng masih dalam tahap finalisasi instalasi alat dan pelatihan tenaga medis. Manajemen menargetkan layanan ESWL bisa segera dibuka untuk pasien BPJS maupun umum dalam waktu dekat.
“Kami imbau masyarakat yang punya keluhan nyeri pinggang hebat, nyeri saat BAK, atau riwayat batu ginjal untuk konsultasi dulu ke poli urologi. Nanti dokter yang akan menentukan apakah kondisi batu cocok ditangani ESWL,” tutup dr. Yulian.
Dengan hadirnya ESWL, RSUD Genteng memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan regional di Banyuwangi barat. Layanan ini diharapkan menurunkan angka rujukan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.










