Filesatu.co.id, KARAWANG | Upaya mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan oleh berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian. Komitmen ini ditunjukkan secara nyata oleh Polsek Klari, Polres Karawang, yang aktif mendukung sektor pertanian melalui kegiatan pemupukan tanaman jagung hibrida bersama kelompok tani setempat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian yang berlokasi di Perum Bumi Kosambi Baru, Dusun Bakanjati RT 003/RW 007, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (16/6/2026).
Pemupukan tanaman jagung hibrida ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Program tersebut bertujuan untuk mendongkrak produksi pertanian sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya kaum tani. Dalam aksi nyata di lapangan, personel Polsek Klari turut terjun langsung bersama anggota kelompok tani untuk memupuk tanaman jagung yang saat ini tengah memasuki fase pertumbuhan krusial. Langkah ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berkontribusi aktif dalam program pembangunan nasional.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kapolsek Klari Kompol Bambang Sumitro, SH, MM, CHRA, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya bersama untuk memotivasi para petani agar lebih semangat mengelola lahan secara optimal. Mengingat sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan nasional, dukungan dari seluruh elemen—termasuk kepolisian—sangat diperlukan. Kompol Bambang Sumitro menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah ladang juga diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sehingga aktivitas pertanian berjalan lancar tanpa hambatan. Sektor pertanian adalah fondasi ekonomi Karawang, sehingga keberhasilan panen akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Kehadiran personel Polsek Klari di lapangan mendapat sambutan hangat dari kelompok tani setempat yang dipimpin oleh H. Oman. Mereka mengaku sangat terbantu dan termotivasi oleh dukungan moral serta tenaga dari aparat kepolisian. Kemitraan ini tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan fisik di sawah, tetapi juga menjadi sarana komunikasi yang efektif bagi petani untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan kendala yang mereka hadapi di lapangan. Dengan adanya dukungan lintas sektor seperti ini, para petani optimistis hasil panen jagung hibrida di wilayah Desa Pancawati akan mengalami peningkatan yang signifikan dibanding musim tanam sebelumnya.
Secara teknis, pemupukan yang dilakukan bersama-sama ini memanfaatkan pupuk Urea dan NPK Phonska yang kaya akan unsur hara esensial untuk memacu pertumbuhan tanaman. Target pemupukan adalah tanaman jagung yang sebelumnya ditanam secara serentak pada 29 Januari 2026. Saat ini, tanaman tersebut telah memasuki fase pertumbuhan awal dengan tinggi sekitar 10 sentimeter. Pemberian nutrisi yang tepat pada fase ini sangat vital untuk memperkuat struktur batang, mengoptimalkan daun, serta memperluas jaringan akar agar produktivitasnya melimpah saat masa panen tiba.
Jagung hibrida sendiri dipilih karena merupakan komoditas strategis nasional yang multifungsi; selain sebagai alternatif bahan pangan pokok, jagung juga menjadi bahan baku utama industri pakan ternak yang permintaannya terus melonjak setiap tahun. Oleh karena itu, peningkatan produksi jagung lokal menjadi fokus pemerintah demi menekan angka impor dan memperkuat kemandirian pangan nasional. Melalui semangat gotong royong dan pendampingan yang konsisten dari Polsek Klari, program ini diharapkan menjadi rujukan kolaborasi yang berkelanjutan dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan taraf hidup petani di Kabupaten Karawang.***










