Filesatu.co.id, KARAWANG | Pihak pelaksana proyek pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Dusun Rawamanuk, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan sebuah media daring yang menyebut proyek tersebut bekerja di luar spesifikasi serta luput dari pengawasan.
Pelaksana proyek, Gus, secara tegas membantah tudingan tersebut dan menyatakan komitmen penuh terhadap kualitas bangunan hingga seluruh tahapan usai.
“Kami sebagai pihak pelaksana siap bertanggung jawab penuh atas kualitas pekerjaan hingga masa pemeliharaan selesai. Kami tetap berkomitmen memastikan rumah penerima manfaat layak, aman, dan nyaman untuk dihuni,” tegas Gus kepada awak media, Senin (20/7/2026).
Menanggapi sorotan publik dan insan pers, Gus menyikapinya secara terbuka. Menurutnya, kritik yang masuk merupakan bentuk pengawasan partisipatif yang berharga untuk menjaga mutu pembangunan di lapangan.
“Kami sangat menghargai kontrol sosial dari masyarakat dan rekan-rekan media sebagai bahan evaluasi internal. Hal ini penting agar proyek pembangunan Rutilahu berjalan sesuai koridor dan standar kualitas yang ditetapkan, sehingga penerima manfaat betul-betul merasakan dampak positifnya bersama keluarga,” pungkasnya.











