Warga Wongsorejo Dibuat Cemas, Sarang Tawon Vespa di Samping Rumah Akhirnya Dievakuasi Damkarmat Banyuwangi

Filesatu.co.id, Banyuwangi | Ketenangan warga Dusun Paras Putih, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi sempat terganggu akibat munculnya sarang tawon Vespa Affinis di area dekat permukiman. Keberadaan sarang tawon tersebut diketahui berada di samping tempat kerja warga dan dinilai cukup membahayakan aktivitas masyarakat sekitar.

Laporan terkait kejadian non kebakaran itu langsung diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi pada Kamis sore, (14/05/2026). Tim Rescue Brama Regu 2 pun segera diterjunkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan cepat.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan resmi Damkarmat Banyuwangi, laporan pertama masuk sekitar pukul 17.36 WIB. Setelah menerima informasi dari warga, anggota piket jaga langsung melakukan koordinasi internal dan menyiapkan perlengkapan evakuasi.

Lima menit setelah laporan diterima, tepatnya pukul 17.41 WIB, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian di Dusun Paras Putih RT 003/RW 003, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Perjalanan menuju lokasi berlangsung lancar dan petugas tiba sekitar pukul 18.22 WIB. Sesampainya di lokasi, Tim Rescue Brama 2 segera melakukan pengamatan terhadap posisi sarang serta titik keluar masuk tawon.

Dalam laporan kronologi dijelaskan bahwa pelapor awalnya menghubungi salah satu anggota Damkarmat Banyuwangi karena khawatir keberadaan tawon bisa membahayakan warga sekitar.

“Pelapor menghubungi salah satu anggota Brama Regu 2 Damkarmat Kabupaten Banyuwangi melaporkan bahwa adanya sarang tawon di tempat kerja samping rumah,” demikian isi laporan resmi petugas.

Setelah melakukan observasi, tim rescue mulai menjalankan prosedur evakuasi dengan hati-hati. Petugas terlebih dahulu menutup bagian sarang menggunakan kapas agar tawon tidak keluar dan menyerang.

Sebagian proses penanganan dilakukan dengan membungkus sarang menggunakan karung sebelum akhirnya disemprot cairan insektisida untuk melumpuhkan koloni tawon.

Dalam laporan disebutkan proses evakuasi berjalan aman tanpa kendala berarti hingga selesai sekitar pukul 18.58 WIB.

“Tiba di lokasi tim Rescue Brama 2 melakukan pengamatan untuk mengetahui lubang keluar masuk tawon, kemudian tim Rescue Brama 2 segera menutup sarang tawon dengan kapas dan langsung melakukan evakuasi dengan membungkus sarang tawon menggunakan karung dan menyemprotkan cairan insektisida,” tulis laporan Damkarmat Banyuwangi.

Untuk mendukung proses evakuasi, petugas menggunakan sejumlah peralatan keselamatan dan penanganan, antara lain:

  • APD Tawon
  • Sarung tangan
  • Alat semprot
  • Insektisida
  • Skrap
  • Unit Rescue Jepang

Sarang tawon yang berhasil diamankan kemudian dibawa ke Markas Komando Damkarmat Banyuwangi guna penanganan lebih lanjut.

Operasi penyelamatan non kebakaran tersebut dilakukan oleh Regu Brama 2 bersama unsur Redkar. Tidak ada unsur tambahan lain yang dilibatkan dalam proses evakuasi itu.

Kehadiran Damkarmat Banyuwangi kembali mendapat apresiasi masyarakat karena dinilai responsif menangani ancaman yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *