Filesatu.co.id, Sragen | Senin 4 Mei 2026, Halaman SPPG Krikilan, Kecamatan Masaran, tampak lebih hangat dari biasanya. Terlihat, pagi Pukul 10.30 WIB, deretan tamu undangan mulai berdatangan. Hadir jajaran pejabat, Muspika, hingga 25 kepala sekolah yang mewakili ribuan siswa penerima manfaat. Suasana khidmat berpadu dengan semangat kebersamaan.
Di tengah acara, Kombes Pol. Muhammad Anwar Nasir menyampaikan sambutan terbuka. Ia tidak hanya mengajak tamu menyaksikan, tapi juga merasakan langsung hasil program ini.
“Bapak-Ibu, seusai acara silakan mencicipi makanan yang kami siapkan. Inilah menu yang akan disajikan untuk siswa-siswi kita. Jika ada kekurangan, kami sangat terbuka pada kritik dan masukan. Silakan sampaikan ke kepala dapur kami. Kami akan senang menerimanya,” ujarnya, disambut para hadirin.
Acara ini bukan sekadar seremoni. Ini jadi penanda dimulainya gerakan yang lebih besar memastikan gizi generasi muda terpenuhi. Di balik meja saji yang tertata rapi, tersimpan harapan bahwa setiap porsi yang dibagikan membawa dampak nyata.
Sementara, Ketua Satgas BGN sekaligus Wakil Bupati Sragen, Suroto, turut memberi apresiasi. Ia menyampaikan selamat kepada Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, S.I.K., http://M.Si., atas penghargaan yang diterima dari Presiden Prabowo Subianto.
“SPPG ini menyentuh banyak penerima manfaat. Harapan kami, program ini benar-benar dirasakan dampaknya oleh masyarakat, khususnya para siswa,” kata Suroto.
Dikesempatan yang sama, Kepala SPPG Krikilan Masaran dari Yayasan Kemala Bhayangkari, Yohanes P. Fehdo,S.Pd., menyebut total penerima manfaat mencapai 1.912 orang .”Angka ini bukan sekadar data, tapi bukti luasnya jangkauan program,”ungkapnya.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menegaskan kegiatan ini merupakan launching SPPG ke-7 di Sragen. Ia menekankan pentingnya sinergi agar manfaat program meluas dan berkelanjutan.
Di penghujung acara, suasana mencair. Para tamu mencicipi hidangan yang disiapkan. Menu sederhana, tapi sarat makna. Dari dapur SPPG Krikilan, harapan untuk masa depan generasi Sragen lebih baik. (Ito)










