GRIB JAYA Sidoarjo Gelar Audensi, Soroti Sengketa Lahan SMKN Prambon

Penulis: Didik
Editor: Redaksi
DPC GRIB JAYA Kabupaten Sidoarjo saat diterima DPRD Sidoarjo
DPC GRIB JAYA Kabupaten Sidoarjo saat diterima DPRD Sidoarjo

Filesatu.co.id, SIDOARJO | DEWAN Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GRIB JAYA) Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Gedung DPRD Sidoarjo, Kamis (12/2/2026). Sekitar 100 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut dengan pengamanan internal dari satuan tugas organisasi serta pengawalan aparat keamanan.

Aksi dipimpin Ketua DPC GRIB JAYA Sidoarjo, Slamet Joko Anggoro, didampingi Wakil Ketua Moh. Waldi, SH, serta jajaran Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK). Massa menyampaikan aspirasi secara tertib dengan membawa dua agenda utama yang dinilai perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Agenda pertama berkaitan dengan sengketa lahan yang menurut GRIB JAYA menimbulkan keresahan warga. Agenda kedua menyoroti proses pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN di wilayah Prambon, Sidoarjo Barat, yang dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Sejak pagi hari, massa berkumpul di depan Kantor Dinas Pendidikan Sidoarjo dan bergerak menuju Gedung DPRD Sidoarjo. Orasi dilakukan secara bergantian menggunakan pengeras suara serta membentangkan spanduk tuntutan. Sejumlah perwakilan GRIB JAYA Surabaya tampak hadir memberikan dukungan, termasuk unsur Satgas DPD GRIB JAYA Jawa Timur dan tim humas organisasi.

Dalam orasinya, Slamet menyampaikan bahwa dua persoalan tersebut berangkat dari laporan masyarakat yang diterima oleh DPC GRIB JAYA Sidoarjo. Ia meminta pemerintah daerah bersikap terbuka serta memberikan penjelasan secara transparan terkait data dan dokumen yang menjadi dasar penanganan persoalan tersebut.

“Kami mendorong agar persoalan ini ditangani secara terbuka, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas,” ujar Slamet.

Usai menyampaikan aspirasi, perwakilan massa kemudian diterima oleh DPRD Sidoarjo untuk mengikuti rapat dengar pendapat (hearing). Dalam forum tersebut, GRIB JAYA memaparkan dua persoalan yang menjadi tuntutan aksi serta meminta DPRD mengambil langkah konkret untuk melakukan penelusuran dan memfasilitasi penyelesaian.

Pihak DPRD Sidoarjo menyampaikan akan mempelajari materi yang disampaikan serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Pertemuan lanjutan juga dijadwalkan guna mendalami permasalahan yang disampaikan massa aksi.

GRIB JAYA Sidoarjo dalam Aksi demo damai ditutup dengan tertib setelah massa memastikan aspirasi diterima dan terdapat agenda tindak lanjut dari DPRD. ***

Tinggalkan Balasan