Semangat Merah Putih, KAI Daop 7 Tegaskan Zero Tolerance terhadap Pelecehan Seksual

Filesatu.co.id, Tulungagung | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat komitmennya menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan. Bersama komunitas pecinta kereta api RF Tulungagung, KAI Daop 7 menggelar kampanye dan sosialisasi anti pelecehan seksual di lingkungan stasiun dan kereta api.

Kegiatan yang digelar Rabu (26/8/2026) tersebut sekaligus dirangkai dengan semangat memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kampanye melibatkan generasi muda dari komunitas pecinta kereta api. Mereka turun langsung menyapa pelanggan dengan membagikan bunga mawar dan bendera sebagai simbol keramahan sekaligus semangat kemerdekaan.

Selain itu, edukasi mengenai pencegahan pelecehan seksual disampaikan secara langsung kepada pengguna jasa. Pesan kampanye juga diperkuat melalui banner dan mockup yang berisi imbauan anti kekerasan seksual.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif sekaligus memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengambil peran melalui aksi positif.

“Melalui kolaborasi dengan RF Tulungagung, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyebarkan pesan positif. Kami mengedukasi pelanggan agar berani bersuara, berani melapor, dan tidak ragu meminta pertolongan apabila mengalami atau menyaksikan indikasi pelecehan seksual,” ujar Tohari.

Menurutnya, keamanan dan kenyamanan pelanggan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh pengguna jasa.

KAI juga menegaskan sikap nol toleransi terhadap segala bentuk pelecehan seksual, baik yang terjadi di area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api.

“KAI tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan seksual. Oknum yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi administratif tegas, termasuk masuk dalam daftar hitam (blacklist) sehingga tidak bisa menggunakan layanan KA dalam waktu tertentu hingga permanen,” tegas Tohari.

Kampanye tersebut diharapkan mendorong pelanggan untuk saling menjaga, meningkatkan kepedulian dan tidak memilih diam ketika menemukan tindakan yang mengganggu keamanan maupun kenyamanan orang lain.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan dan kenyamanan pelanggan perempuan, KAI juga telah menghadirkan fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI. Fitur tersebut memungkinkan pelanggan perempuan melihat posisi tempat duduk berdasarkan gender penumpang di sekitarnya.

KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya mengutamakan keselamatan dan ketepatan waktu, tetapi juga menjunjung nilai kemanusiaan serta perlindungan terhadap seluruh pelanggan.

Semangat kemerdekaan pun diterjemahkan tidak sekadar melalui atribut merah putih, tetapi melalui keberanian menjaga sesama.

Sebab ruang publik yang benar-benar merdeka bukan hanya bebas dari rasa takut, tetapi juga tempat setiap orang merasa aman, dihormati dan terlindungi.(hms/an)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *