Filesatu.co.id, BATURAJA | WARGA Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) digegerkan dengan penemuan mayat seorang anak laki-laki berusia 11 tahun di Sungai Ogan. Korban, yang diketahui bernama Muhammad Rehan Pahlepi, diduga tenggelam saat mandi. Jasadnya ditemukan pada Selasa (16/9) sekitar pukul 16.00 WIB.
Jenazah Rehan ditemukan oleh tim gabungan pencari dari BNPB dan Basarnas. Mereka tengah melakukan penyisiran di pinggir Sungai Ogan, tepatnya di Desa Lubuk Batang Lama, Kecamatan Lubuk Batang. Salah satu petugas, Dadi Sutiadi (40) dari BNPB dan Alfiansyah (36) dari Basarnas, melihat sesosok tubuh terapung di tepian air.
“Kami langsung melaporkan penemuan ini ke Kepala Desa setempat, Polsek Lubuk Batang, dan BPBD Kabupaten OKU,” jelas Dadi.
Korban telah teridentifikasi sebagai Muhammad Rehan Pahlepi, putra dari pasangan Ahmad Junaidi dan Noverrita. Rehan dilaporkan hilang sejak Senin (15/9), sehari sebelum jasadnya ditemukan. Menurut keterangan keluarga, Rehan terakhir kali terlihat pergi ke Sungai Ogan untuk mandi.
Mendapat laporan, Kapolsek Lubuk Batang, Ipda Angkut, segera memimpin tim untuk menuju lokasi. Bersama BPBD OKU, mereka mengevakuasi jenazah. Sekitar pukul 17.20 WIB, jasad Rehan berhasil diangkat dan dibawa menggunakan ambulans BPBD menuju RSUD Baturaja untuk menjalani autopsi.
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Rehan masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kecelakaan tenggelam, mengingat korban terakhir kali pergi ke sungai untuk mandi.
Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum et repertum atau autopsi dari tim dokter forensik RSUD Baturaja. “Hasil autopsi ini akan menjadi bahan utama penyelidikan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau bahkan kejahatan di balik kematian korban,” ujar Ipda Angkut.***




