Disambut Tari Cucuk Lampah, Delegasi JRCS Jepang Berbagi Pengetahuan di SDN Puger Kulon 01

Penulis: Kartono
Editor: Redaksi
Tari Cucuk Lampah sambut Delegasi JRCS Jepang
Tari Cucuk Lampah sambut Delegasi JRCS Jepang

Filesatu.co.id, Jember | Suasana penuh kehangatan dan kearifan lokal mewarnai kedatangan delegasi Japan Red Cross Society (JRCS) di SD Negeri Puger Kulon 01, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Kamis (6/8/2026).

Kedatangan tiga utusan Palang Merah Jepang tersebut disambut anggun oleh tarian tradisional Cucuk Lampah, sebelum mereka berbagi edukasi kebencanaan kepada ratusan siswa setempat.

Bacaan Lainnya

Kunjungan yang dihadiri oleh Rio Fuji, Sena Hasegawa, dan Reo Nakamura, Ketiga delegasi JRCS didampingi ketua dan sekretaris PMI Kab Jember Zainollah dan Gufron Eviyan Efendi serta pengurus lainnya.
ini merupakan agenda monitoring evaluasi untuk program School and Community Resilience (SCR), sebuah program kesiapsiagaan bencana yang dijalankan melalu kerja sama antara JRCS dan PMI Kabupaten Jember.

Metode edukasi yang dibawakan oleh delegasi JRCS berlangsung sangat interaktif. Reo Nakamura mengemas materi pengenalan bencana alam melalui skema permainan kreatif. Pendekatan ini terbukti ampuh menyedot perhatian para siswa. Puluhan murid tampak antusias berebut menjawab beragam pertanyaan dari Reo, terlebih bagi mereka yang berhasil menjawab berhak mendapatkan cenderamata menarik yang dibawa langsung dari Jepang.

Kepala SDN Puger Kulon 01, Moh. Mohdar, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran delegasi internasional ini di sekolahnya. “Selamat datang di SDN Puger Kulon 01. Kami sangat mendukung penuh program ini dan berharap anak-anak kami mendapatkan manfaat serta wawasan yang luas. Kami siap mengawal kegiatan ini dengan dukungan penuh dari para guru dan siswa-siswi tercinta,” ujar Mohdar.

Hal senada diungkapkan oleh Pengawas Sekolah SD Puger Kulon 01, Bu Yeni. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dan pengimbasan ilmu kesiapsiagaan bencana ke sekolah-sekolah lain di sekitarnya “Harapan kami tentu ada tindak lanjut berkelanjutan di SD Puger Kulon 01. Tidak berhenti di sini, ilmu yang didapat juga bisa ditularkan ke sekolah lain. Mari bersama-sama kita wujudkan sekolah yang aman dari bencana,” tutur Bu Yeni.

Keberhasilan dan kelancaran kegiatan interaktif ini juga tak lepas dari pendampingan intensif para Pembina Palang Merah Remaja (PMR) SDN Puger Kulon 01, Sri Purwaningsih dan Roni. Keduanya turut aktif memfasilitasi jalannya sesi edukasi sehingga anak-anak dapat menyerap materi kebencanaan dengan baik dan menyenangkan.

Melalui sinergi antara JRCS, PMI Kabupaten Jember, pihak sekolah, dan pengawas pendidikan, program SCR ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang tanggap, tangguh, dan paham akan tindakan kesiapsiagaan sejak dini. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *