Filesatu.co.id, KARAWANG | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang menerjunkan personelnya untuk memantau langsung perkembangan lahan pertanian jagung milik warga pada Jumat (19/6/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen kepolisian dalam mengawal program swasembada pangan nasional.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah, melalui Kasat Reskrim AKP M. Nazal Fawwaz, menyatakan bahwa pengecekan ini bukan sekadar pemantauan biasa, melainkan bentuk pendampingan berkala guna memastikan tanaman jagung milik petani penggarap tumbuh optimal sesuai target.
“Kami turun langsung ke wilayah binaan untuk melihat fase perkembangan tanaman, sekaligus memetakan apa saja yang dibutuhkan petani di lapangan agar hasil panennya nanti bisa maksimal,” ujar AKP M. Nazal Fawwaz dalam keterangan tertulisnya.
Dalam peninjauan tersebut, personel Satreskrim berdialog langsung dengan para petani setempat untuk menyerap aspirasi dan hambatan yang dihadapi di sektor arus bawah. Beberapa poin krusial yang menjadi catatan kepolisian antara lain:
- Kondisi dan Kesuburan Tanah: Memastikan pasokan air dan unsur hara makro pada lahan tetap terjaga selama fase vegetatif tanaman.
- Logistik Pertanian: Memantau kelancaran distribusi dan ketersediaan pupuk subsidi maupun non-subsidi agar tidak terjadi kelangkaan.
- Antisipasi Kendala Lapangan: Memetakan potensi serangan hama serta kendala cuaca yang dapat menghambat produktivitas lahan.
AKP M. Nazal menambahkan, gerakan karib dengan petani ini dirancang untuk memperkuat sinergisitas antara aparat penegak hukum dan masyarakat produktif, khususnya dalam mendongkrak roda ekonomi sektor pertanian di Kabupaten Karawang.
Langkah taktis yang diambil Polres Karawang ini juga selaras dengan instruksi Presiden Republik Indonesia terkait optimalisasi lahan produktif demi membentengi ketahanan pangan nasional dari ancaman krisis global. Melalui pengawalan yang konsisten, hasil panen jagung di daerah ini diharapkan mampu melonjak drastis dan menyejahterakan petani lokal.
“Polri akan terus bersinergi dengan para petani dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait. Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan ini agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Karawang,” kunci Kasat Reskrim.***










