Filesatu.co.id, Blitar | RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi terus menunjukkan komitmennya dan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern dan responsif melalui inovasi digital IDAMAN (Informasi Dalam Genggaman).
Inovasi IDAMAN (singkatan dari Informasi Dalam Genggaman) adalah platform layanan kesehatan digital yang dikembangkan oleh RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk memudahkan akses informasi dan pelayanan rumah sakit bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
Aplikasi ini dirancang sebagai solusi atas kebutuhan informasi rumah sakit yang tinggi, memungkinkan pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan langsung dari ponsel mereka
Inovasi ini lahir dari kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi terhadap layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan transparan, terutama di era transformasi digital dan pascapandemi Covid-19. Sebelum hadirnya IDAMAN, pasien sering mengalami kesulitan saat membutuhkan informasi terkait pelayanan rumah sakit.
Akses pendaftaran online bagi pasien baru belum tersedia, sementara masyarakat harus datang langsung untuk mencari informasi jadwal layanan, ketersediaan tempat tidur, hingga tarif medis. Kondisi tersebut turut menyebabkan tingginya jumlah pengunjung yang melakukan pendaftaran langsung, mencapai 42% setiap harinya.
Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woto Utami, MMRS, menjelaskan bahwa, aplikasi IDAMAN dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut.
“Masyarakat membutuhkan layanan yang cepat dan transparan. Melalui IDAMAN, kami ingin memastikan informasi dan pendaftaran layanan rumah sakit dapat diakses hanya melalui satu aplikasi di genggaman tangan,” ungkap dr. Endah Woro. Selasa (12/05/2026).
dr. Endah Woro juga menyampaikan bahwa, Keunggulan aplikasi IDAMAN terletak pada kemampuannya mengintegrasikan berbagai kebutuhan pasien dalam satu platform. Pasien dapat melakukan pendaftaran rawat jalan bagi pasien baru maupun lama melalui WhatsApp, mengecek ketersediaan tempat tidur, melihat jadwal dokter, hingga mengakses panggilan darurat WINGS serta layanan customer service.
“Pengembangan terbaru pada tahun 2024 bahkan menambahkan fitur nomor dan grup WhatsApp yang memudahkan pengguna berkomunikasi langsung dengan unit layanan terkait,” tandasnya.
dr. Endah Woro juga menambahkan bahwa, Dampak positif adanya aplikasi ini mulai terlihat jelas. Pendaftaran online kini menjadi pilihan utama pasien baru, informasi layanan rumah sakit lebih mudah dijangkau, dan antrean fisik di loket pendaftaran berkurang signifikan.
“Hampir di semua fasilitas kesehatan, yang sebelumnya harus menjawab pertanyaan berulang secara manual, kini terbantu dengan sistem informasi yang lebih rapi dan cepat,” imbuhnya.
Bahkan salah satu pasien rawat jalan menyampaikan, sekarang proses pendaftaran jauh lebih efisien. Cukup daftar dari gawai melalui aplikasi IDAMAN, langsung mendapat bukti pendaftaran tanpa antre lama. Waktu kami lebih hemat.
dr. Endah Woro mengapresiasi inovasi ini juga mendukung nilai-nilai pelayanan publik yang lebih efisiensi, keterbukaan informasi, dan kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, IDAMAN memperkuat kolaborasi dengan JKN Mobile BPJS sehingga pasien peserta JKN dapat memanfaatkan layanan secara lebih terintegrasi.
Dengan pendekatan digital yang inklusif dan pengembangan fitur yang terus dilakukan, aplikasi IDAMAN menjadi bukti bahwa, inovasi sederhana namun berorientasi kebutuhan masyarakat mampu membawa perubahan besar.
“Jajaran direksi dan seluruh staf RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi, berharap menjadikan pelayanan kesehatan dengan memaksimalkan potensi aplikasi seperti IDAMAN, tidak hanya lebih cepat, lebih dekat, informatif, dan terpercaya, akan tetapi bisa membawa informasi kesehatan masyarakat dalam genggaman,” pungkas dr. Endah Woro.(Pram/Adv-Rsud).










