Sentuhan Dirut Baru Mulai Terlihat, RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Tambah Layanan dan Tingkatkan Kapasitas IGD

Filesatu.co.id, Sampang | Kepemimpinan baru di RSUD dr Mohammad Zyn (RSMZ) Kabupaten Sampang mulai menunjukkan hasil. Belum genap satu bulan sejak dilantik sebagai Direktur Utama, Andy Andrian Hasan langsung melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Andy resmi dilantik oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi pada 5 Juni 2026. Sejak saat itu, manajemen rumah sakit bergerak cepat menghadirkan sejumlah inovasi untuk menjawab tingginya kebutuhan pelayanan pasien.

Bacaan Lainnya

Salah satu langkah yang telah direalisasikan adalah pembukaan High Care Unit (HCU) Matahari, ruang perawatan semi intensif yang diperuntukkan bagi pasien dengan gangguan jantung. Layanan baru tersebut menjadi penguatan bagi ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU) yang selama ini memiliki kapasitas terbatas.

Humas RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadik, menjelaskan bahwa HCU Matahari dibuka sebagai solusi atas tingginya jumlah pasien jantung yang sebelumnya harus menunggu di Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena keterbatasan tempat tidur di ICCU.

“Sepekan lalu kami membuka layanan HCU Matahari sebagai penguatan ruang ICCU yang hanya memiliki tujuh tempat tidur untuk pasien dengan kondisi kegawatan jantung,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Tak berhenti pada penambahan layanan jantung, manajemen juga tengah memperluas fasilitas IGD. Ruang pelayanan baru dibangun di sisi laboratorium agar rumah sakit memiliki daya tampung yang lebih besar seiring meningkatnya jumlah pasien yang datang setiap hari.

“Memang sebelumnya sudah ada penambahan ruang IGD, namun saat ini kami kembali membangun fasilitas yang lebih representatif. Pembangunannya masih berlangsung dan nantinya akan dilengkapi dengan sarana yang lebih memadai,” jelas Amin.

Berbagai pembenahan yang dilakukan tersebut mulai berdampak positif terhadap kepercayaan masyarakat. Semakin banyak warga yang memilih menjalani pengobatan dan perawatan di RSUD dr Mohammad Zyn.

Peningkatan kepercayaan itu turut tercermin dari capaian pendapatan rumah sakit. Pada Juni 2026, pendapatan RSUD dr Mohammad Zyn mencapai sekitar Rp16,3 miliar atau meningkat sekitar Rp4 miliar dibandingkan Mei 2026 yang berada di kisaran Rp12 miliar.

“Alhamdulillah ada peningkatan. Ini menjadi indikator bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan RSUD dr Mohammad Zyn terus bertambah,” pungkasnya. (Fal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *