Kereta Jalan, Barang Tertinggal: KAI Daop 7 Amankan Temuan Rp83 Juta

Filesatu.co.id, Madiun | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berhasil mengamankan barang milik penumpang yang tertinggal selama masa Angkutan Lebaran 2026 dengan estimasi nilai mencapai Rp83.230.000.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pengamanan barang tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga pelayanan kepada pelanggan.

Bacaan Lainnya

“Hal ini sebagai wujud komitmen kami, KAI Daop 7 Madiun, untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa kereta api,” jelas Tohari, Minggu (5/4/2026).

Masa Angkutan Lebaran berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Dalam periode tersebut, KAI Daop 7 mencatat 119 temuan barang tertinggal baik di kereta maupun di stasiun.

Barang yang ditemukan beragam, mulai dari makanan sebanyak 17 temuan, barang pribadi seperti sepatu, tas, dompet, helm, hingga totebag, sampai barang berharga seperti telepon seluler, laptop, kamera, perhiasan emas, serta uang tunai.

“Barang yang tertinggal tersebut berupa jenis makanan, barang biasa dan barang berharga,” terang Tohari.

Seluruh barang temuan kemudian dimasukkan ke dalam sistem basis data Lost and Found KAI agar memudahkan proses pelacakan dan pengembalian kepada pemiliknya.

“Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat langsung melaporkannya kepada petugas di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121, agar dapat segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, petugas announcer di stasiun maupun kereta secara rutin mengingatkan penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaannya.

“Meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen untuk membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal,” tambah Tohari.

KAI menegaskan bahwa layanan Lost and Found merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan responsif bagi pelanggan.

“Pelayanan pelanggan terus ditingkatkan, seiring dengan inovasi layanan yang responsif dan humanis. KAI Daop 7 Madiun berharap agar masyarakat semakin yakin memilih kereta api sebagai moda transportasi massal yang tidak hanya efisien dan ramah lingkungan, tapi juga mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanannya,” pungkas Tohari.(hms/anwar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *